ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN RETRIBUSI PADA PEMERINTAH KABUPATEN MELAWI

Mimi Saptaning Asih B11211029

Abstract


Sebagai instrumen kebijakan fiskal, retribusi daerah mempunyai beberapa kemampuan strategis yang mencerminkan manfaat dari retribusi itu sendiri didalam membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Manfaat tersebut adalah (1) retribusi daerah dapat meningkatkan kemampuan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), (2) mendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah. Sehubungan hal itu, Kabupaten Melawi sebagai kabupaten yang baru terbentuk tahun 2004 (pemekaran dari Kabupaten Sintang) dituntut untuk mampu mengelola dan meanfaatkan retribusi daerah dimaksud.

Memperhatikan uraian tersebut,maka permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Retribusi Pada Pemerintah Kabupaten Melawi. Dari rumusan masalah tersebut, adapun variabel variabel yang diteliti adalah sebagai berikut: Kebijakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Potensi retribusi, Efisiensi pemungutan, Efektivitas pemungutan serta Standar pelayanan minimal proses pelayanan retribusi.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui selam kurun waktu tahun 2007 - 2011, kapasitas retribusi sebesar 66%. Kapasitas retribusi demikian mengindikasikan bahwa potensi penerimaan retribusi masih cukup besar untuk ditingkatkan penerimaannya di Kabupaten Melawi. Tingkat efisiensi kinerja SKPD pengelola retribusi di Kabupaten Melawi dalam mengoptimalisasi retribusi menunjukkan suatu kinerja yang belum efisien, di mana tingkat inefisiensi selalu mengalami kenaikan sehingga selama kurun waktu tahun 2007 2011 biaya pemungutan lebih besar dari pada hasil yang dipungut. Tingkat efektivitas kinerja SKPD pengelola retribusi di Kabupaten Melawi dalam mengoptimalisasi retribusi belum efektif. Realisasi penerimaan retribusi selama kurun waktu tahun 2007 2011 masih sangat kecil dari potensi.

Kata Kunci: Retribusi

Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.