JAPAN CULTURAL CENTER PONTIANAK

Gusti Maharani Khansa

Abstract


Kemajuan teknologi di era globalisasi telah memicu ekspos budaya dari berbagai negara di seluruh dunia. Salah satu negara yang kebudayaannya saat ini sedang digemari oleh anak muda di Indonesia adalah Jepang yang terkenal dengan anime dan manga. Anime dan manga ini mudah diakses melalui internet. Banyak para penggemar budaya Jepang mendapatkan informasi awal tentang budaya Jepang dari anime dan manga. Penggemar anime dan manga ini tersebar hampir di seluruh Indonesia, termasuk Pontianak. Pontianak sendiri memiliki beberapa komunitas penggemar budaya Jepang dan telah mengadakan matsuri (Festival Jepang) setiap 2 tahun sekali. Japan Cultural Center Pontianak dibuat dengan tujuan untuk mewadahi kegiatan komunitas-komunitas Jepang di Pontianak, serta sebagai sarana untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kebudayaan Jepang yang telah didapat dari anime dan manga. Konsep yang di terapkan pada Japan Cultural Center yaitu pendekatan budaya Jepang secara umum, dan budaya ini juga terdapat di anime dan manga. Tujuan pendekatan ini agar komunitas-komunitas Jepang dan orang-orang yang tertarik pada budaya Jepang dapat meningkatkan semangat belajar. Untuk fisik bangunan, konsep yang digunakan adalah kedekatan dengan alam dengan menggunakan material-material alam. Selain material, penerapan konsep kedekatan dengan alam ini juga terdapat pada bukaan yang lebar, taman air dan taman pasir.

 

Kata kunci: Perancangan, Japan Cultural Centre, budaya Jepang


Full Text:

PDF PDF

References


Jary, David; Julia Jary. 1991. Collins Dictionary of Sociology. HarperCollins. London

Tylor, Edward B. 1974. Primitive Culture. Harper. New York

Widya, Yusmaniar. 2009. Laporan Tugas Akhir: Perancangan Pusat Kebudayaan Jepang. Universitas Sebelas Maret. Surakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.