PENATAAN KAWASAN KERATON PAKUNEGARA TAYAN

Johan Moryanto Sitio

Abstract


Kerajaan Tayan berada di Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Kerajaan Tayan didirikan oleh Gusti Lekar pada tahun 1687. Kerajaan Tayan memiliki kekuasaan pada tahun 1687 hingga 1965. Pada tahun 1965 meleburkan diri dengan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan tidak berkuasa lagi atas wilayahnya. Perpindahan kekuasaan mengakibatkan wilayah kekuasaan Kerajaan Tayan berkembang tidak mengikuti norma-norma kerajaan, seperti yang terjadi pada kawasan istana kerajaan, Keraton Pakunegara. Kawasan Keraton Pakunegara berkembang menjadi kawasan rumah penduduk, yang  seharusnya merupakan sebuah kawasan khusus dengan fungsi keraton/istana kerajaan. Perubahan fungsi kawasan mengakibatkan pelestarian kebudayaan tidak terakomodasi dengan baik. Tahun 2012, Kerajaan Tayan diaktifkan kembali dengan tujuan pelestarian kebudayaan Kerajaan Tayan. Kebudayaan Kerajaan Tayan banyak dilaksanakan di lingkungan Keraton Pakunegara, oleh karena itulah lingkungan keraton perlu untuk ditata kembali. Adanya permukiman penduduk pada kawasan mengharuskan penataan dilakukan dengan pendekatan pro-aktif terhadap masyarakat sekitar dan juga kebudayaan. Teras Keraton cukup tepat dalam menggambarkan konsep penataan, karena area penataan merupakan bagian luar keraton yang memiliki hubungan yang cukup erat dengan bangunan Keraton Pakunegara, ibarat sebuah rumah yang memiliki ruang dalam serta teras yang memiliki ikatan yang cukup erat. Dengan adanya penataan diharapkan kebudayaan Kerajaan Tayan dapat terlestarikan dan masyarakat setempat dapat hidup berdampingan dengan Keraton Pakunegara.

 

Kata kunci: penataan kawasan, keraton, Pakunegara


Full Text:

PDF PDF

References


Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sanggau. 2012. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 16 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Sanggau. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sanggau . Sanggau

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Republik Indonesia. 1992. Undang-Undang No.5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Republik Indonesia. Jakarta

Syamsurizal. 2015. Penataan Koridor Sungai Kapuas Tayan Sebagai Atraksi Wisata Model Kota Tepian Sungai. Lembaga Pelestari Keraton Pakunegara Tayan. Pontianak

Mangunwijaya, Y.B, 2009. Wastu Citra. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Prijotomo, Josef. 2014. Eksplorasi Desain Arsitektur Nusantara. Kompas Gramedia. Jakarta

Sekretariat Negara Republik Indonesia. 2007. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta

Sekretariat Negara Republik Indonesia. 2009. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta

Sekretariat Negara Republik Indonesia. 2010. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Sekretariat Negara Republik Indonesia. Jakarta

Utami, dkk. 2006. Istana-Istana di Kalimantan Barat. Balai Kajian Sejarah dan Budaya Provinsi Kalimantan Barat. Pontianak


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.