KAWASAN PERTANIAN TERPADU DI DESA PEMATANG TUJUH KABUPATEN KUBU RAYA

Andina Syafrina

Abstract


Sektor pertanian masih menjadi salah satu sektor penopang perekonomian di pedesaan khususnya Kabupaten Kubu Raya. Salah satu cara untuk meningkatkan hasil pertanian adalah dengan menerapkan sistem pertanian terpadu. Desa Pematang Tujuh di Kabupaten Kubu Raya berpotensi untuk dikembangkan kawasan pertanian terpadu sebagai kawasan percontohan. Salah satu komoditas yang sudah dikembangkan oleh masyarakat yaitu pertanian hortikultura. Saat ini masih terkendala oleh harga pupuk yang mahal, keterbatasan modal, sewa alat pertanian yang mahal serta adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan kelapa sawit. Perancangan kawasan pertanian terpadu dilakukan dengan mengidentifikasi dan menganalisis potensi dan permasalahan tapak serta merencanakan pengembangan kawasan pertanian terpadu dengan menyediakan fasilitas fisik pendukung kegiatan pertanian yang dapat mendukung penyediaan pupuk organik berbahan dasar kotoran sapi, membantu petani dalam penyediaan alat pertanian serta membantu dalam penyediaan modal melalui badan usaha koperasi. Konsep Perancangan yang diterapkan yaitu “Pematang Tujuh Farm Oasis” yang terdiri dari integrasi antara fungsi-fungsi dari sub sektor pertanian di dalam kawasan melalui penataan bangunan dan kawasan dengan penggunaan elemen sirkulasi dan ruang terbuka; Konservasi lingkungan pertanian serta menyediakan ruang edukasi pertanian melalui lahan pertanian, taman dan vertical farming sebagai galeri nyata dari kawasan pertanian terpadu sehingga dapat memacu pengembangan pertanian di Desa Pematang Tujuh.

 

Kata kunci: Pertanian, Kawasan Pertanian Terpadu


Full Text:

PDF PDF ()

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.