ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI JAMUR (FUNGI) TANAH GAMBUT PONTIANAK

Zakia Maya Fanida, Puji Ardiningsih

Abstract


Kasus resistansi bakteri patogen terhadap beberapa antibiotika yang ada di pasaran menunjukkan bahwa eksplorasi sumber senyawa antibiotika baru perlu dilakukan sebagai upaya untuk menghasilkan senyawa antibakteri baru. Salah satu organisme yang dapat dijadikan sebagai penghasil antibakteri adalah jamur. Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh isolat jamur dari tanah gambut yang memiliki aktivitas antibakteri. Total sebanyak 8 isolat murni diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etil asetat untuk diuji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri uji Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas aeruginosa. Hasil uji Aktivitas antibakteri 8 isolat jamur dengan metode difusi sumur menunjukkan bahwa hanya 1 isolat jamur HAI yang aktif dengan zona hambat 9,27 mm terhadap S. typhi. Isolat jamur HA1 diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis, diduga merupakan jamur Trichoderma sp.

 

Kata Kunci: antibakteri, tanah gambut, jamur 


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.