KARAKTERISASI SENYAWA STEROID DARI FRAKSI DIKLOROMETANA BUNGA NUSA INDAH (Mussaenda erythtopylla) DAN AKTIVITAS SITOTOKSIKNYA TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA MCF-7

Devi Haryati, Ari Widiyantoro, Puji Ardiningsih

Abstract


Bunga Nusa Indah (Mussaenda erythrophylla) merupakan salah satu tanaman  yang tumbuh di daerah tropis dan digunakan oleh sebagian masyarakat sebagai diuretik, antipologis, antipiretik dan antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakter senyawa steroid dari fraksi diklorometana bunga nusa indah dan aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker payudara MCF-7. Penelitian ini meliputi beberapa metode yaitu ekstraksi dan fraksinasi hingga dilakukan pemisahan dan pemurnian senyawa steroid. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa bunga nusa indah (Mussaenda erythrophylla) mengandung senyawa terpenoid, steroid, flavonoid, saponin, alkaloid dan tanin. Isolat FD1 yang diperoleh dilakukan analisis dengan menggunakan spektroskopi UV-Vis dan IR, serta di lakukan uji sitotoksik terhadap sel kanker payudara MCF-7 dengan menggunakan metode MTT essay. Hasil analisis UV-Vis menunjukan bahwa isolat FD1 memiliki nilai absorbansi maksimum pada panjang gelombang 276 nm, dan 224 nm. Spektrum IR isolat FD1 menunjukan serapan pada bilangan gelombang 3382; 2923-2850; dan 1461 cm- . Isolat FD1 memiliki aktivitas sitotoksik yang tergolong potensial karena memiliki nilai IC50 sebesar 74,63 g/mL.

 

Kata kunci: Mussaenda erythrophylla, steroid, sel kanker payudara MCF-7


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.