EKSTRAKSI GELATIN DARI KULIT IKAN TOMAN (Channa micropelthes) DENGAN VARIASI KONSENTRASI DARI ASAM ASETAT

A S Kristina Samosir, Nora Idiawati, Lia Destiarti

Abstract


Pemanfaatan limbah kulit ikan sebagai sumber alternatif gelatin menjadi kajian yang menarik terlebih dengan adanya isu dan kekhawatiran mengenai status kehalalan gelatin. Gelatin adalah protein dari hidrolisis kolagen yang digunakan untuk keperluan industri pangan maupun non pangan.  Salah satu kulit ikan yang berpotensi dimanfaatkan sumber gelatin adalah limbah kulit ikan toman (Channa micropeltes) dari pembuatan kerupuk basah yang hanya memanfaatkan dagingnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui rendemen gelatin dan mengetahui konsentrasi optimum dari asam asetat yang digunakan untuk mengekstraksi kolagen. Proses demineraliasi dilakukan dengan variasi konsentrasi asam asetat yaitu 0,25%, 0,5% dan 1% (v/v), perbandingan kulit ikan:asam asetat (1:4), lama perendaman selama 24 jam. Ektraksi dilakukan pada suhu 60oC selama 3 jam kemudian dikeringkan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak dua kali. Rendemen gelatin dengan konsentrasi CH3COOH 0,25% yaitu 0,78%, CH3COOH 0,5% yaitu 3,04% dan CH3COOH 1% yaitu 2,08%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa konsentrasi optimum asam asetat yang digunakan untuk mengekstraksi gelatin dari bahan baku kulit ikan toman adalah konsentrasi 0,5%.

 

Kata kunci: gelatin, ikan toman (Channa micropelthes), ekstraksi, asam asetat

Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.