PENENTUAN KARAKTERISTIK AIR GAMBUT DI KOTA PONTIANAK DAN KABUPATEN KUBURAYA

Erwita A’idah, Lia Destiarti, Nora Idiawati

Abstract


Air gambut merupakan salah satu jenis air permukaan dan air tanah di daerah Kalimantan dan Sumatera. Karakteristik air gambut meliputi kadar zat organik, kadar kesadahan, pH, kekeruhan dan daya hantar listrik (DHL). Berdasarkan kondisi alami air gambut ini, maka dilakukan penelitian untuk menentukan karakteristik air gambut di beberapa wilayah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat karakteristik air gambut dari wilayah yang berbeda-beda. Air gambut yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 7 sampel yang berasal dari 6 lokasi berbeda. Pengujian meliputi parameter fisika dan kimia. Parameter fisika meliputi organoleptik, pH, konduktivitas, turbidimeter sedangkan kimia meliputi zat organik, kesadahan dan Fe. Hasil yang diperoleh dari beberapa metode uji ini yaitu air gambut memiliki pH sekitar 4 sampai 5,7, konduktivitas sekitar 1,31 μS/cm  sampai 82,2 μS/cm, kekeruhan 1,31 μS/cm sampai 82,2 μS/cm, dan semua air gambut berwarna coklat. Parameter pengukuran kandungan zat organik ditentukan dengan metode titrimetri sekitar 11 mg/L sampai 16 mg/L, dan kesadahan total sekitar 590 mg/L sampai 1302 mg/L untuk kadar Fe ditentukan dengan spektrofotometer serapan atom sekitar 2 mg/L sampai 5 mg/L. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa karakter air gambut adalah berbeda, meskipun pengambilan antar lokasi sampling ≤ 3,5 km.

 

Kata kunci : air gambut, pH, konduktivitas, kekeruhan, zat organik, dan kesadahan


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.