KARAKTERISASI FLAVONOID DARI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN TANAMAN ANDONG (Cordyline fruticosa) DAN AKTIVITASNYA

Towiyah, Ari Widiyantoro, Lia Destiarti

Abstract


Tanaman andong (Cordyline fruticosa) merupakantanaman hias yang biasa digunakan sebagai obat tradisional seperti obat luka, obat wasir dan perut kembung.Tanaman ini juga telah diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antihelmintik, antiinflamasi dan antifeedant. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik flavonoid dari fraksi etil asetat daun tanaman andong (Cordyline fruticosa) dan menentukan aktivitasnya terhadap Plasmodium falciparum. Ekstraksi dan fraksinasi dilakukan untuk memperoleh fraksi dari daun tanaman andong. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa daun tanaman andong mengandung senyawa terpenoid, steroid, flavonoid, saponin, alkaloid dan tanin. Pemisahan fraksi etil asetat dilakukan dengan kromatografi kolom dan diidentifikasi menggunakan spektroskopi UV-Vis dan IR untuk mendapatkan profil spektrumnya. Aktivitas antimalaria (IC50) ekstrak dan fraksi diuji terhadap Plasmodium falciparum. Karakteristik spektrum UV-Vis dari isolat menunjukkan adanya serapan pada λmaks 308 nm (pita Ι), 254 dan 240 nm (pita ΙΙ). Berdasarkan data uji fitokimia dan spektrum IR dari isolat FE menunjukkan bahwa senyawa yang terdapat dalam isolat adalah senyawa golongan flavonoid yang memiliki gugus lakton dengan νmaks (KBr) cm-1 :3251-3132 (O-H), 2941 (C-H alifatik), 1712 (C=O), 1604 (C=O), 1510-1450 (C=C aromatik) dan 1033 (C-O-C). Isolat FE memiliki nilai aktivitas antimalaria terhadap Plasmodium falciparum sebesar 1,23 μg/mL sehingga bersifat sangat potensialuntuk dikembangkan sebagai obat antimalaria.

 

Kata Kunci : Cordyline fruticosa, Plasmodium falciparum, flavonoid


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.