AKTIVITAS BIOINSEKTISIDA EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) TERHADAP KECOAK (Periplaneta americana)

Yokarius Krisman, Puji Ardiningsih, Intan Syahbanu

Abstract


Kecoak (Periplaneta americana) merupakan serangga yang tergolong sebagai hama dan dapat menjadi vektor bakteri dari beberapa penyakit seperti disentri, kolera, diare, tifus, dan polio. Penggunaan insektisida sintetis sebagai pembasmi kecoak umumnya meninggalkan residu berupa bahan aktif yang sulit terurai dan berdampak negatif bagi lingkungan. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) merupakan tanaman yang memiliki beberapa manfaat diantaranya berpotensi sebagai insektisida alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan ekstrak kasar, fraksi n-heksan, etil asetat dan etanol daun belimbing wuluh sebagai insektisida alami pada kecoak. Pengujian dilakukan menggunakan metode semprot pada 10 ekor hewan uji dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Mortalitas hewan uji dianalisis dan dihitung menggunakan analisis One Way ANOVA. Fraksi n-heksan memberikan nilai signifikan (P<0,05) terhadap kontrol negatif sedangkan fraksi lainnya tidak memberikan hasil yang signifikan. Pengujian fraksi n-heksan selanjutnya menggunakan variasi konsentrasi 12,50; 25,00; 37,50; dan 50,00% (b/v), dilakukan juga uji terhadap kontrol positif (Baygon) dan kontrol negatif (Akuades+DMSO). Hasil fitokimia menunjukkan fraksi n-heksan mengandung senyawa golongan terpenoid/steroid. Konsentrasi optimum fraksi n-heksan membunuh kecoak adalah 25,00%. Nilai LC50 fraksi n-heksan sebesar 24,135% serta LT50 sebesar 47,044 jam sehingga dari hasil penelitian ini, fraksi n-heksan berpotensi sebagai bioinsektisida.

Kata kunci : Averrhoa bilimbi, Bioinsektisida, Periplaneta americana


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.