UJI FOTOSTABILITAS TiO2-KLOROFIL DARI MIRKOALGA (Chlorella sp.)

Rahmi Pratiwi, Nelly Wahyuni, Andi Hairil Alimuddin

Abstract


Klorofil merupakan pigmen utama yang terdapat pada mikroalga (Chlorella sp). Pigmen klorofil mudah terdegradasi akibat suhu, oksigen dan cahaya. Penambahan TiO2 diketahui dapat meningkatkan fotostabilitas klorofil karena selain sebagai fotoprotektor, TiO2­­ merupakan bahan semikonduktor yang umum digunakan dalam sel surya tersensitasi pewarna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan fotostabilitas pigmen klorofil dari mikroalga (Chlorella sp.) dengan cara mengembankannya pada titanium dioksida (TiO2) melalui proses imobilisasi. Interaksi antara klorofil dan TiO2 sebelum dan setelah imobilisasi, dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer inframerah (IR). Uji fotostabilitas TiO2-klorofil dilakukan menggunakan sinar UV selama 12 jam secara kontinu dan penurunan konsentrasi klorofil akibat fotodegradasi dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Spektra IR menunjukkan bahwa imobilisasi TiO2-klorofil ditandai dengan terjadinya penurunan signifikan puncak 3417,86 cm-1 akibat ikatan hidrogen antara gugus amina (-NH) dengan gugus (TiO), penurunan pada puncak 1712,79 cm-1 karena interaksi antara gugus karbonil (C=O) dengan gugus (TiO), dan adanya serapan pita Ti-O-O pada pucak 678,94 cm-1. Uji fotostabilitas menunjukkan bahwa TiO2-klorofil memiliki stabilitas yang lebih tinggi dibandingkan klorofil murni. Hal ini ditandai dengan nilai konstanta degradasi TiO2-klorofil lebih kecil dibandingkan dengan absorbansi klorofil murni setelah iradiasi kontinu selama 12 jam. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa imobilisasi pigmen klorofil pada TiO2 mampu meningkatkan fotostabilitas pigmen klorofil.

Kata kunci: fotostabilitas, imobilisasi, klorofil, titanium dioksida (TiO2)

Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.