HUBUNGAN ANTARA PREEKLAMPSIA/EKLAMPSIA DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH ( BBLR ) DI RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK TAHUN 2012

Lisa Kusuma Wati .

Abstract


Latar Belakang: Preeklampsia/eklampsia merupakan penyebab utamadari mortalitas dan morbiditas pada ibu dan bayi. Preeklampsia/eklampsiaberhubungan dengan sejumlah tinggi kasus bayi kecil untuk masakehamilan dan bertanggung jawab terhadap 30-50% kematian perinatal diIndonesia. Belum terdapat penelitian mengenai hubungan preeklampsia/eklampsia dengan kejadian BBLR di RSUD dr. Soedarso Pontianak.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubunganantara preeklampsia/eklampsia dengan kejadian BBLR di RSUD dr.Soedarso Pontianak. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitikdengan pendekatan case-control. Pengumpulan data dilakukan di bagianRekam Medis RSUD dr. Soedarso pada bulan Mei hingga Juli 2013. Datadikumpulan dari rekam medis 210 ibu yang melahirkan di RSUD dr.Soedarso, yang diambil secara consecutive sampling untuk 105 kelompokkasus dan systematic random sampling untuk 105 kelompok kontrol padaperiode 1 Januari 2012 hingga 31 Desember 2012. Data dianalisis secaraunivariat dan bivariat menggunakan SPSS 20. Analisis bivariat digunakanuntuk mengetahui hubungan preeklampsia/eklampsia dengan kejadianBBLR dengan menghitung nilai signficancy dan besarnya odds ratio(OR).Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna antara preeklampsia/eklampsiadengan kejadian BBLR dengan nilai significancy(P)0,000(P<0,05). Ibuyang mengalami preeklampsia/eklampsia selama kehamilan memilikirisiko lebih besar untuk melahirkan bayi dengan BBLR dibandingkan ibuyang tidak mengalami preeklampsia/eklampsia dengan nilai odds ratio
(OR)sebesar 4,164. Kesimpulan: Terdapat hubungan antarapreeklampsia/eklampsia dengan kejadian BBLR. Preeklampsia/eklampsiapada ibu hamil merupakan faktor yang dapat meningkatkan risikoterjadinya BBLR pada bayi yang dilahirkan.Kata kunci : Preeklampsia/Eklampsia, Berat Badan Lahir Rendah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.