HUBUNGAN ANTARA KUALITAS DAN KUANTITAS TIDUR DENGAN NILAI MODUL PADA MAHASISWA KEDOKTERAN PRAKLINIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Fridayana .

Abstract


Latar Belakang: Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkanhubungan antara tidur dengan konsolidasi memori. Mahasiswa kedokteranmemiliki kualitas tidur buruk dan kuantitas tidur kurang dikarenakantekanan pendidikan dan aktivitasnya yang tinggi. Tujuan: Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas dan kuantitas tidurdengan nilai modul. Metode: Penelitian analitik dengan desain crosssectional.
Sampel diambil dari semester 2, 4, dan 6 dengan jumlahsebanyak 126 orang. Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh SleepQuality Index (PSQI) dan Sleep Timing Questionnaire (STQ). Datadianalisis dengan uji chi-square. Hasil: Mahasiswa kedokteran prakliniksebesar 72,2% mengalami kualitas tidur buruk dan 70,6% memilikikuantitas tidur kurang. Responden lebih banyak mendapatkan nilai modulcukup (57,1%) dan lebih sedikit mendapatkan nilai modul baik (19,8%).Responden dengan kualitas tidur baik lebih banyak mendapatkan nilaimodul baik (28,6%) dan lebih sedikit mendapatkan nilai modul kurang(8,6%). Responden dengan kuantitas tidur cukup lebih banyakmendapatkan nilai modul kurang (32,4%) dan lebih sedikit mendapatkannilai modul baik (21,6%). Kesimpulan: Terdapat hubungan yangbermakna antara kualitas tidur dengan nilai modul (p=0,038). Tidakterdapat hubungan yang bermakna antara kuantitas tidur dengan nilaimodul (p=0,197).
Kata kunci: Kualitas tidur, kuantitas tidur, nilai modul

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.