HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN AIR SUNGAI DAN KEJADIAN DIARE PADA KELUARGA YANG BERMUKIM DI SEKITAR SUNGAI KAPUAS KELURAHAN SIANTAN HILIR PONTIANAK

Dofi Pebriadi admin

Abstract


Latar Belakang: Diare masih merupakan masalah kesehatan di negaraberkembang dengan angka kejadian yang tinggi setiap tahunnya. Penyakitini berhubungan dengan sanitasi yang penularannya melalui air danmakanan. Kondisi air sungai Kapuas yang mulai tercemar oleh bakteriEscherichia coli dapat menjadi salah satu faktor yang dapatmengakibatkan diare pada keluarga yang bermukim di sekitar sungaiKapuas Kelurahan Siantan Hilir.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antarapenggunaan air sungai Kapuas oleh keluarga yang bermukim di sekitarsungai Kapuas terhadap kejadian diare di Kelurahan Siantan Hilir KotaPontianak.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi analitik denganpendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap 43 keluarga yangbermukim di sekitar sungai Kapuas Kelurahan Siantan Hilir. Data yangdiperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher.Hasil: Keluarga yang bermukim di sekitar sungai Kapuas KelurahanSiantan Hilir menggunakan air sungai Kapuas untuk kebutuhan sehari-hariseperti mencuci, mandi, dan buang air besar. Dari penggolonganpenggunaan air sungai Kapuas, diketahui 27 keluarga dengan kategoricukup (62,79%), 14 keluarga dengan kategori buruk (32,56%), dan 19keluarga dengan kategori baik (4,65%). Kejadian diare terjadi padakeluarga dengan kategori buruk yaitu 6 keluarga (13,95%) dan padakelauarga dengan kategori cukup yaitu 4 keluarga (9,3%). Hasil analisismenunjukkan adanya hubungan bermakna antara penggunaan air sungaiKapuas dan kejadian diare (p<0,05)Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antarapenggunaan air sungai Kapuas terhadap kejadian diare pada keluargayang bermukim di sekitar sungai Kapuas Kelurahan Siantan Hilir KotaPontianak.Kata Kunci: Diare, pencemaran air, penggunaan air sungai

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.