HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU IBU DENGAN PENERAPAN IMUNISASI CAMPAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUNGGUR TAHUN 2010

Reisa Indra .

Abstract


Latar Belakang: Penyakit campak adalah suatu penyakit virus akut yangsangat menular. Pada tahun 2008, salah satu puskesmas yang tidakmemenuhi target imunisasi campak adalah Puskesmas Punggur, yaitusebesar 68,66%.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktorperilaku ibu (predisposisi, pendukung dan pendorong) dengan penerapanimunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Punggur tahun 2010.Metodologi: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional denganpendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu yang memilikianak usia 11 bulan sampai dua tahun di wilayah kerja PuskesmasPunggur, yaitu sebanyak 404 orang. Sampel 80 orang diambil denganteknik simple random sampling. Data primer diperoleh melalui wawancaradengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakanuji Chi-square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 80 responden, 48 orang (60%)melakukan penerapan imunisasi campak dan 32 orang (40%) yang tidakmelakukan penerapan imunisasi campak pada anaknya. Berdasarkanhasil uji Chi-Square diperoleh variabel pendidikan (p= 0,002),pengetahuan (p= 0,000), sikap (p= 0,003), kepercayaan (p= 0,003) danjarak fasilitas pelayanan kesehatan (p= 0,010) yang mempunyai hubunganbermakna dengan penerapan imunisasi campak di wilayah kerjaPuskesmas Punggur. Variabel yang tidak berhubungan bermakna denganpenerapan imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Punggur adalahvariabel tindakan petugas imunisasi (p= 0,400).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara faktor perilaku ibu denganpenerapan imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas PunggurKecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya tahun 2010.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.