Efek Nefrotoksik Pemberian Ekstrak Etanol 70% Daun Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk.) terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin Serum Tikus Galur Wistar

Nur’Azmi Ayuningtyas .

Abstract


Latar Belakang. Daun karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk.) merupakan salah satu tanaman yang sedang banyak diteliti dan sedang dikembangkan sebagai pemutih kulit, anti penuaan dan diperkirakan memiliki kemampuan anti oksidan. Penggunaan daun karamunting dosis tinggi menyebabkan kenaikan kadar ureum dan kreatinin darah. Metodologi. Desain penelitian ini adalah true experimental dengan pendekatan pretest and posttest control group design. Penelitian ini menggunakan 25 tikus dan dibagi 5 kelompok. Semua perlakuan dilakukan selama 10 hari. Pemeriksaan darah dilakukan pada satu hari sebelum perlakuan, hari ke-8 perlakuan dan hari ke-11 setelah perlakuan. Data dianalisa menggunakan Repeated ANOVA dan One Way ANOVA yang dilanjutkan dengan analisis Post Hoc Test. Hasil. Penilaian berdasarkan kelompok dosis menunjukkan terjadi peningkatan kadar ureum  dan kreatinin yang bermakna (p<0,05) pada kelompok kontrol positif, kelompok perlakuan 1, 2 dan 3. Sedangkan penilaian berdasarkan waktu tampak adanya perbedaan kadar ureum dan kreatinin yang bermakna (p<0,05) antara kelompok kontrol positif, kelompok kontrol negatif, kelompok perlakuan 1, 2 dan 3. Kesimpulan. Semakin tinggi pemberian dosis ekstrak etanol 70% daun karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk.) maka semakin tinggi peningkatan kadar ureum dan kreatinin pada tikus.  

Kata kunci: Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk, ureum, kreatinin, nefrotoksik.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.