HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN LINGKAR PERUT TERHADAP TEKANAN INTRAOKULAR PADA CIVITAS AKADEMIKA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Alvina Elsa Bidari .

Abstract


Latar Belakang: Glaukoma menggambarkan gangguan mata yang salah
satunya ditandai dengan peningkatan tekanan intraokular (TIO).
Glaukoma dapat menyebabkan kebutaan jika tidak terdeteksi dan tidak
diobati. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko peningkatan TIO,
sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai antopometri terhadap TIO.  
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks
massa tubuh (IMT) dan lingkar perut dengan TIO pada civitas akademika
Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metodologi: Penelitian ini
merupakan penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang. Data
diambil dari 218 responden melalui pengukuran langsung terhadap tinggi
badan, berat badan, lingkar perut, TIO, dan gambaran funduskopi. Sampel
diambil dengan metode simple random sampling. Data yang diperoleh
kemudian dianalisis menggunakan analisis korelatif melalui uji Spearman
untuk korelasi IMT dan TIO dan uji Pearson untuk korelasi lingkar perut
dan TIO menggunakan SPSS 20.0. Hasil: Terdapat hubungan yang
bermakna antara IMT dengan TIO mata kanan (r= 0,178; p= 0,008) dan
TIO mata kiri (r= 0,168; p= 0,013). Terdapat hubungan yang bermakna
antara lingkar perut laki-laki dengan TIO mata kanan (r= 0,301; p= 0,009)
dan TIO mata kiri (r= 0,222; p= 0,045). Kesimpulan: Terdapat hubungan
yang bermakna antara IMT dan lingkar perut laki-laki terhadap TIO pada
civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.


Kata kunci : IMT, lingkar perut, TIO


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.