DIAGNOSA GIZI PADA ANAK BALITA MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION

Oktavianti Utami, Beni Irawan, Fatma A. Setyaningsih

Abstract


Status gizi balita ditentukan berdasarkan indeks berat badan yang meliputi berat badan terhadap umur (BB/U), tinggi badan terhadap umur (TB/U), berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB) dengan menggunakan Standar Baku Antropometeri WHO-NCHS (World Health Organization-National Center for Health Statistics). Penelitian ini untuk mendiagnosa gizi balita dan mengetahui keakuratan hasil diagnosa dengan jaringan syaraf tiruan backpropagation. Untuk nilai masukkan dan keluaran pada penulisan ini menggunakan umur (bulan), tinggi badan (cm), berat badan (kg), dan jenis kelamin sebagai masukkan dan kategori status gizi buruk, gizi kurang, gizi baik, dan gizi berlebih sebagai target keluaran. Data gizi diambil untuk anak di bawah lima tahun (balita) dari usia 0-59 bulan sebanyak 80 buah data. Hasil pengujian dari penelitian ini didapat nilai optimal yang diperoleh dengan 2 buah hidden layer masing-masing berjumlah 100 dan 75 neuron, learning rate 0,001, maksimum iterasi 500000, dan besar galat 0,0001 adalah jaringan syaraf tiruan backpropagation dapat mendiagnosa gizi anak balita. Dapat dilihat bahwa hasil penelitian ini mencapai keakuratan 95% dari data penelitian, sehingga dapat disimpulkan bahwa Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation mampu mengenali pola dan mampu mengklasifikasikan status gizi balita dengan jumlah iterasi 866 dan MSE 0,0000995.
Kata Kunci : Variabel Masukkan, Gizi Balita, Indeks Antropometri, Jaringan Syaraf Tiruan, Backpropagation

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.