CASE-BASED REASONING UNTUK IDENTIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN LADA MENGGUNAKAN METODE TVERSKY (STUDI KASUS: DESA RATU SEPUDAK KECAMATAN GALING, KABUPATEN SAMBAS)

Salman Al Rasyid , Sampe Hotlan Sitorus , Rahmi Hidayati

Abstract


Salah satu tanaman perkebunan yang banyak ditanam oleh petani lokal di Desa Ratu Sepudak, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas adalah tanaman lada. Pada umumnya, setiap tanaman memiliki hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman tersebut. Tanaman lada yang terserang hama dan penyakit dapat menyebabkan penurunan produksi, serta dapat menyebabkan kematian pada tanaman sehingga menyebabkan kerugian bagi petani. Biasanya untuk dapat mengidentifikasi hama dan penyakit pada tanaman lada petani harus menunggu petugas dari dinas perkebunan untuk melakukan identifikasi. Hal ini memerlukan waktu yang cukup lama, sedangkan tanaman yang sudah terserang hama atau penyakit harus segera ditangani. Sistem ini menggunakan metode case based reasoning (CBR) untuk dapat mengidentifikasi hama dan penyakit pada tanaman. Proses penalaran CBR melalui 4 tahap yaitu retrieve, reuse, revise, dan retain. Jika kasus yang diidentifikasi memiliki nilai similaritas lebih besar atau sama dengan 0.6 maka sistem akan menampilkan hasil identifikasi, sedangkan jika nilai similaritas kurang dari 0.6 sistem akan menyimpan kasus baru ke dalam database kasus baru. Pengujian dengan 20 kasus baru terhadap 10 jenis hama penyakit, 36 gejala dan 35 basis kasus, diperoleh 15 kasus yang berhasil diidentifikasi, sehingga sistem memiliki tingkat keberhasilan sebesar 75%.

Kata kunci: case-based reasoning, identifikasi, hama, penyakit, lada

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.