IMPLEMENTASI METODE NAÏVE BAYES PADA APLIKASI PREDIKSI PENYEBARAN WABAH PENYAKIT ISPA (Studi Kasus: Wilayah Kota Pontianak)

Muchtarul Bari , Sampe Hotlan Sitorus , Uray Ristian

Abstract


ISPA merupakan penyakit saluran pernapasan pada bagian atas ataupun bawah yang disebabkan oleh virus atau bakteri yang menyerang hidung, trakea (saluran pernapasan) bahkan paru-paru yang menyebabkan fungsi pernapasan menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, infeksi ini dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan dan menyebabkan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Kondisi ini bisa berakibat fatal, bahkan sampai berujung pada kematian. ISPA juga merupakan penyakit yang sangat mudah menular, karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat memprediksi penyebaran wabah ISPA sehingga dapat mencegah meluasnya wabah penyakit ISPA. Dengan menerapkan metode Naïve Bayes Classifier pada Aplikasi Prediksi Penyebaran Wabah Penyakit ISPA, aplikasi ini dapat digunakan sebagai alat bantu untuk memprediksi penyebaran wabah penyakit ISPA berdasarkan data-data penyebaran wabah ISPA yang sudah terjadi. Aplikasi dibangun berbasis dekstop. Data-data yang dipakai dalam penelitian merupakan data dari tahun 2012-2016 yang didapat dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Berdasarkan hasil pengujian didapat persentase keberhasilan sebesar 82,97% dalam memprediksi penyebaran wabah penyakit ISPA untuk tahun 2017.

Kata kunci: ISPA, Naïve Bayes Classifier, Prediksi, Densitas Gauss, dekstop

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.