IMPLEMENTASI FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING (FMCDM) UNTUK SELEKSI PENERIMAAN BEASISWA ( Studi Kasus: Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura )

Zannura Alydrus

Abstract


Beasiswa diberikan untuk membantu siswa dalam menempuh studinya. Pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura (FMIPA UNTAN) Pontianak proses penyeleksian beasiswa biasanya dilakukan oleh pihak fakultas dibantu staf kemahasiswaan secara manual sehingga proses penyeleksiannya berlangsung lama. Seiring dengan berkembangnya teknologi sistem kecerdasan sekarang ini, permasalahan dalam proses penyeleksian penerimaan beasiswa dapat diselesaikan dengan menggunakan metode-metode dalam logika fuzzy. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem aplikasiyang menentukan dan menyeleksi penerima beasiswa terbaik menggunakan implementasi Fuzzy Multi Criteria Decission Making (FMCDM) metode Simple Addictive Weighting (SAW). Proses diawali mendata penerima beasiswa BBM tahun 2015 kemudian nilai kriteria yang dimasukkan, menetapkan nilai bobot setiap kriteria, menentukan normalisasi matrik keputusan dan menghitung nilai preferensi (V). Kemudian membuat rating nilai untuk perurutan penerima beasiswa. Hasil penelitian ini adalah sistem fuzzy yang telah dibuat berhasil menghitung nilai SAW calon penerima beasiswa. Perhitungan sistem telah menguji 61 data calon penerima beasiswa dan didapatkan nilai tertinggi sebesar 8,43 dan terendah senbesar 3,43. Alternatif nilai (V) yang lebih besar mengindikasikan bahwa penerima beasiswa tersebut lebih diprioritaskan. Maka disimpulkan penentuan beasiswa dengan fuzzy MCDM SAW dapat mempercepat proses seleksi beasiswa, mengurangi kesalahan dalam penyeleksian, dan membantu tim penyeleksi dalam memutuskan penerima beasiswa dengan tepat.

Kata Kunci : Beasiswa, Fuzzy MCDM, MADM, SAW, Kriteria, Atribut, Bobot.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.