PERBANDINGAN APLIKASI CPM, PDM, DAN TEKNIK BAR CHART-KURVA S PADA OPTIMALISASI PENJADWALAN PROYEK

Wahyu Amani, Helmi, Beni Irawan.

Abstract


Jurnal ini membahas perbandingan aplikasi CPM, PDM, teknik bar chart-kurva S pada optimalisasi penjadwalan proyek pembangunan gedung kantor Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP3K) yang berlokasi di kecamatan Lumar di Kabupaten Bengkayang. Tujuannya adalah menganalisis lintasan kritis dan nilai optimal pada manajemen proyek tersebut. Untuk menganalisisnya digunakan ketiga metode tadi dan dicari metode mana yang paling optimal penggunaanya. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data time schedule dan rencana anggaran biaya yang diperoleh dari Cv Lumar Agro Mandiri yang menangani rencana penjadwalan proyek pembangunan gedung kantor BP3K pada bulan Juli 2010. Dari data tersebut dapat dihitung lintasan kritis dan nilai optimum dengan membuat tahap-tahap penyelesaiannya yaitu 1) menyusun daftar rencana kegiatan pelaksanaan pembangunan proyek, 2) menyusun network, 3) menyusun ke dalam model matematika, 4) menentukan perhitungan maju dan perhitungan mundur, serta perhitungan kelonggaran waktu, 5) menentukan lintasan kritis dan nilai optimum. Hasil perhitungan dari manajemen proyek tersebut dengan menggunakan CPM dan teknik bar chart-kurva S mendapatkan lintasan kritis 10 minggu dengan biaya Rp.328.415.302,09. Dengan menggunakan PDM lintasan kritis yang didapat 8,5 minggu dengan biaya Rp.314.742.302,09. Hasil penghitungan Cv Lumar Agro Mandiri yaitu lintasan kritis sekitar 12 minggu dengan biaya Rp. 347.557.000,00. Dengan demikian hasil dengan menggunakan PDM lebih menguntungkan dibandingkan dengan CPM dan teknik bar chart-kurva S. Hal ini dapat diketahui dari penghematan waktu 24 hari dan penghematan biaya sebesar Rp.32.814.697,91.

Kata Kunci: CPM, PDM, bar chart, kurva S, lintasan kritis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.