ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL PADA INDEKS SAHAM LQ-45 MENGGUNAKAN CONSTANT CORRELATION MODEL (CCM)

Ovi Indah Afriani, Setyo Wira Rizki, Neva Satyahadewi

Abstract


Investasi yang dilakukan oleh seorang investor perlu memperhatikan return dan risiko yang ada. Memaksimalkan return dan meminimalkan risiko dapat dilakukan dengan membentuk suatu portofolio optimal saham. Constant correlation model (CCM) digunakan untuk membentuk portofolio optimal dengan saham diurutkan menggunakan Excess Return to Standard Deviation (ERS) dan dibandingkan dengan Cut-off Rate candidate ( ). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah saham yang terdaftar dalam indeks saham LQ-45 periode September 2016 sampai dengan Oktober 2019. Pembentukan portofolio optimal dilakukan dengan tiga prosedur utama yaitu, menghitung ERS dan mengurutkan saham, menentukan nilai koefisien korelasi konstan antar saham yang dilanjutkan dengan menentukan Cut-off Rate, dan menentukan bobot optimal setiap saham. Berdasarkan portofolio optimal yang terbentuk, dapat diketahui bahwa empat dari delapan saham yang masuk ke dalam portofolio optimal merupakan saham yang bergerak dibidang real properti dan real estate. Sehingga, dari portofolio optimal yang terbentuk dapat diketahui bahwa pada periode tersebut, saham dibidang real properti dan real estate sedang berada dalam performa yang baik. Berdasarkan bobot yang ada, seorang investor dapat mengetahui besarnya alokasi dana untuk investasi setiap saham yang ada agar mendapatkan return yang maksimal. Kemudian, didapatkan expected return sebesar 0,173% dari dana investasi sebesar Rp100.000.000,00 dan risiko portofolio sebesar1,31%.

 

Kata Kunci: excess return, cut-off rate, bobot saham


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.