ANALISIS DAMPAK KENAIKAN MUKA AIR LAUT DI KABUPATEN KUBU RAYA DAN KABUPATEN MEMPAWAH DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

Abang Yogi Pratama, Dadan Kusnandar, Naomi Nessyana Debataraja

Abstract


Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan salah satu metode pendukung pengambilan keputusan. AHP menghasilkan urutan prioritas beberapa alternatif ketika kriteria dan subkriteria harus dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kenaikan muka air laut terhadap demografi, penggunaan lahan dan sosial ekonomi yang perlu diwaspadai di Kalimantan Barat. Data dalam penelitian ini adalah data hasil dari wawancara kepada responden ahli pada instansi terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada level kriteria sosial ekonomi lebih diprioritaskan. Prioritas level subkriteria adalah mata pencaharian pada kriteria demografi, sekolah pada kriteria penggunaan lahan, lingkungan pada subkriteria sosial ekonomi. Prioritas level alternatif yang perlu direlokasi adalah perumahan, fasilitas kesehatan, sekolah dan pasar sedangkan subkriteria yang perlu diadaptasi adalah luas wilayah. Subkriteria yang perlu diproteksi agar terhindar dari dampak kenaikan muka air laut adalah mata pencaharian, kepadatan penduduk, jumlah penduduk, hutan rawa pantai, perkantoran, pendidikan, pertanian, pariwisata dan lingkungan.

Kata Kunci: multikriteria, konsistensi, bobot, hirarki.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.