PERBANDINGAN METODE STEPPING STONE DAN MODIFIED DISTRIBUTION DENGAN SOLUSI AWAL METODE LEAST COST UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA DISTRIBUSI (Studi Kasus Produsen Mulya Telur Pontianak)

Hermansyah, Helmi, Eka Wulan Ramadhani

Abstract


Setiap perusahaan mengharapkan keuntungan yang semaksimal mungkin agar siklus perusahaan tetap berlangsung. Biaya operasional merupakan biaya yang mutlak ada dalam perusahaan manufaktur ataupun perusahaan yang bergerak dibidang jasa. Salah satu biaya operasional adalah biaya transportasi. Untuk menentukan biaya transportasi yang minimum terdapat beberapa metode salah satunya adalah metode Least Cost dengan solusi minimum menggunakan metode Stepping Stone dan Modified Distribution. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode Least Cost-Stepping Stone dan metode Least Cost-Modified Distribution dalam menyelesaikan permasalahan biaya transportasi Produsen Mulya Telur Pontianak. Langkah pertama dalam menyelesaikan biaya transportasi yang minimum adalah membentuk data jarak, biaya pendistribusian, jumlah produksi dan permintaan ke dalam model transportasi. Selanjutnya model transportasi dianalisis menggunakan metode Least Cost-Stepping Stone dan Least Cost-Modified Distribution. Berdasarkan analisis perhitungan diperoleh biaya distribusi minimum menggunakan  metode Least Cost-Stepping Stone dan Least Cost-Modified Distribution adalah sama yaitu sebesar Rp. 1.297.536,-.Biaya distribusi yang digunakan oleh Produsen Mulya Telur Pontianak sebesar Rp. 1.826.000,-. Sehingga menghemat biaya pendistribusian telur sebesar Rp. 528.464,-. Perhitungan dengan metode Modified Distribution lebih mudah dan efisien dibandingkan metode Stopping Stone.

Kata Kunci: Metode transportasi, Least Cost, Stepping Stone, Modified Distribution

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.