PENGARUH TRANSPARANSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA ( Studi Empiris di Kelurahan Pal IX Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat)

Azaria Firdayani

Abstract


ABSTRAK

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana terhadap pembangunan desa di Kelurahan Pal XI Sungai Kakap Kuburaya Kalimantan Barat. Variabel independen  dalam penelitian ini adalah  transparansi dan partisipasi masyarakat. Sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini yaitu pembangunan desa.

Sampel dalam penelitian ini adalah berupa kuisioner yang akan diresponden oleh beberapa masyarakat dari desa Pal IX  dan menggunakan  teknik sampel yaitu  purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 110 masyarakat. Metode Analisis data dalam  penelitian ini adalah analisis kuantitatif yang dilakukan dengan menggunakan pengujian statistik dari kuesioner yang di angkakan, kemudian hasil pengujian tersebut akan dijelaskan menggunakan kalimat-kalimat. Hasil penelitian  menunjukan bahwa partisipasi masyarakat  dengan ilai signifikansi 0,281 dan transparansi dengan  nilai signifikansi 0,308 lebih besar dari tingkat kesalahan yang dapat diterima yaitu 5 persen maka H0 diterima dan Ha ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara transparansi masyarakat dan transparansi dalam alokasi dana desa terhadap pembangunan desa pada desa di Kelurahan Pal IX Kuburaya Kalimantan Barat.

Kata kunci : Transparansi, partisipasi masyarakat, alokasi dan desa, dan pembangunan desa

 

DAFTAR PUSTAKA

Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 Tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Duwi Priyatno.(2013). Analisis Korelasi, Regresi dan Multivariate dengan SPSS. Yogyakarta: Gaya Media.

Dwiningrum, Siti Irene Astuti.(201l).Desentralisasi dan partisipasi masyarakat daiam pendidikan. Yogyakarta: pustaka

Gerryan Putra. (2015). Pengaruh Akuntabilitas Keuangan, Pengawasan Keuangan Daerah, Dan Transparansi Anggaran Terhadap Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hulu. Vol 4 (2f) .

Ach. Wazir Ws., et al., ed. (1999). Panduan Penguatan Menejemen Lembaga Swadaya Masyarakat. Jakarta: Sekretariat Bina Desa dengan dukungan AusAID melalui Indonesia HIV/AIDS and STD Prevention and Care Project.

Conyers, Diana. (1991). Perencanaan Sosial di Dunia ketiga. Yogyakarta: UGM Press.

Holil Soelaiman. (1980). Partisipasi Sosial dalam Usaha Kesejahteraan Sosial. Bandung.

Isbandi Rukminto Adi. (2007). Perencanaan Partisipatoris Berbasis Aset Komunitas: dari Pemikiran Menuju Penerapan. Depok: FISIP UI Press.

Mikkelsen, Britha. (1999). Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-upaya Pemberdayaan: sebuah buku pegangan bagi para praktisi lapangan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Ross, Murray G., and B.W. Lappin. (1967). Community Organization: theory, principles and practice.Second Edition. NewYork: Harper & Row Publishers.

Sumampouw, Monique. (2004). “Perencanaan Darat-Laut yang Terintegrasi dengan Menggunakan Informasi Spasial yang Partisipatif.” Jacub Rais, et alMenata Ruang Laut Terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita. 91-117.

Hardjasoemantri, Koesnadi. 2003. Good Governance Dalam Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia. Makalah Untuk Lokakarya Pembangunan Hukum Nasional ke VIII di Bali, tanggal 15 Juli 2003.

Adisasmita, Rahardjo, 2006, Membangun Desa Partisipatif, Graha Ilmu: Yogyakarta.

Cohen, JM, dan N.T. Uphoff, 1977, Rural Development Participation, Cornell University RDCCIS: New York.

Conyers, Diana, 1982, An Introduction to Social Planning in The Third World, John Willey and Son’s: New York.

Kartasasmita, Ginanjar, 1997, Pembangunan Untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan, Pustaka Cidessindo: Jakarta.

Korten, David, 1981, Bureaucracy and The Poor: Closing The Gab, Mc Graw Hill: New York.

Ndraha, Taliziduhu, 1989, Konsep Administrasi dan Administrasi di Indonesia, Bina Aksara: Jakarta.

Ndraha, Taliziduhu, 1994, Manajemen Pemerintahan, Pembangunan dan Pembinaan Masyarakat (MP3M) di Lingkungan Departemen Dalam Negeri, IIP: Jakarta.

Supriatna, Tjahya, 2000, Birokrasi Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan, Humaniora: Bandung.

Sunarti. 2003, Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Perumahan secara Kelompok. Jurnal Tata Loka. Planologi UNDIP. Semarang

Sudaryanto. 2009, Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pemahaman. http//US:official&channel=fflb&q=faktor+yang+mempengaruhi+pemahaman//.

Slamet. Y, 1999, Konsep Dasar Partisipasi Sosial. PAU-SS, UGM, Yogyakarta.

Slamet M. 2003, Pembangunan Masyarakat Berwawasan Partisipasi, Sebelas Maret University Press. Surakarta

Tjondronegoro, 1990, Faktor-faktor Penentu Partisipasi Pembangunan Perdesaan, Fakultas Pertanian, IPB, Bogor.

WEBSITE

https://www.kompasiana.com/ramadani2/5c0771916ddcae1c874fe2cb/transparansi-didalam-pemerintahan?page=all).

http://iom.unri.ac.id/index.php/JOMFEKON/issue/current. Diakses 20 November 2016.

http://www.bppk.kemenkeu.go.id/pubIikasi/artikeF147-artikel-anggaran-dan perbendaharaan/20462-pengelolaan-keuangan-desa-sistem-dan-prosedur pelaksanaan-keuangan-desa.

http://www.keuangandesa.com/2015/03/anggaran-pendapatan-dan-belania-desaapbdesa-2/, di akses 15 November 2016, pukul 14:00

http://www.bppk.kemenkeu.go.id/publikasi/artikel/147-artikel-anggaran danperbendaharaan/2Q462-pengelolaan-keuangan-desa-sistem-dan- prosedurpelaksanaan-keuangan-desa. di akses 21 November, pukul 14:04


Refbacks

  • There are currently no refbacks.