ANALISIS PERBANDINGAN METODE BAGI HASIL ANTARA PERBANKAN SYARIAH DAN PERUSAHAAN MODAL VENTURA DAERAH DI KALBAR.

Fadia Dini Aulia

Abstract


ANALISIS PERBANDINGAN METODE BAGI HASIL ANTARA PERBANKAN SYARIAH DAN PERUSAHAAN MODAL VENTURA DAERAH DI KALBAR

Fadia Dini Aulia

Ekonomi Islam

                       ABSTRAK

Sistem bagi hasil yang diterapkan di lembaga keuangan syariah dan lembaga konvensional memiliki beberapa persamaan dan perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan metode bagi hasil serta menganalisis perbedaan dan persamaan metode bagi hasil serta menganalisis perbedaan dan persamaan metode bagi hasil pada bank syariah dan perusahaan modal ventura daerah di Kalimantan Barat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Mann-Whitney dengan bantuan program SPSS 25 serta melakukan analisis deskriptif persamaan dan perbedaan metode bagi hasil berdasarkan standarisasi minimum akad bagi hasil yang ditetapkan Bank Indonesia. Penelitian menggunakan data primer yang bersumber dari hasil wawancara terhadap financing support manager PT. BRI Syariah Kantor Cabang Pontianak dan kepala divisi pembiayaan investasi PT. Sarana Kalbar Ventura serta data sekunder yang bersumber dari studi literatur mengenai fatwa DSN-MUI yang mengatur standarisasi minimum akad bagi hasil serta laporan hasil kajian Bank Indonesia yang mengatur standarisasi akad bagi perbankan syariah. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling. PT. BRI Syariah Kantor Cabang Pontianak dan PT. Sarana Kalbar Ventura dipilih sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan metode bagi hasil antara bank syariah dan perusahaan modal ventura daerah di Kalimantan Barat. Perbedaan tersebut terletak pada penggunaan judul atau kata mudharabah, menetapkan bank sebagai pemilik atau shahibul maal dan nasabah sebagai pengelola atau mudharib, menyebutkan kerugian ditanggung oleh bank apabila disebabkan pelanggaran akad dan bertindak melebihi kapasitas, akad dilakukan dengan mengkredit kepada rekening nasabah, dan menggunakan real transitionary cost atau real cost yang ditetapkan ALCO masing-masing.

 

Kata kunci: bagi hasil, perbandingan, perbankan syariah, perusahaan modal ventura.


 


References


DAFTAR PUSTAKA

Andianto, M. T. (2014). Penerapan Sistem Bagi Hasil Program Tabungan Mudharabah, Deposito Mudharabah, Serta Giro Wadiah. Jurnal Keuangan dan Perbankan.

Antonio, S. (2001). Bank Syariah dari Teori ke Praktek. Jakarta: Gema Insani.

Arifin, D. (2014). Subtansi Akad Dalam Transaksi Syariah. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah.

Ascarya. 2008. Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Aswad, M. (2015). Analisis Bagi Hasil Financing dalam Perbankan Syariah. Jurnal Keuangan dan Perbankan. Ekonomi Islam. Jakarta: International Institute of Islamic Thought.

Augusty, F. (2006). Metode Penelitian Manajemen. Semarang: Badan Penerbit Univeritas Diponegoro.

Bank Indonesia. (2004). Standarisasi Akad Perbankan Syariah. Jakarta: Direktorat Perbankan Syariah.

Bank Indonesia. (2016). Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/2/PBI/2016:Tentang Transaksi Lindung Nilai Berdasarkan Prinsip Syariah. Jakarta.

Bouma, G. D. (1993). The Research Process. Edisi Revisi. Oxford: Oxford University Press.

Fatwa DSN-MUI. (2000). Tentang Pembiayaan Mudharabah (Qiradh). Diakses pada: https://dsnmui.or.id/kategori/fatwa/page/7/

Fatwa DSN-MUI. (2000). Tentang Prinsip Distribusi Hasil Usaha. Diakses pada: http://hukum.unsrat.ac.id/inst/dsn2000_15.pdf

Fatwa Nomor 17 /DSN-MUI/IX/2000. Sanksi atas Nasabah Mampu yang Menunda-nunda Pembayaran. Diakses pada:

https://tafsirq.com/fatwa/dsn-mui/sanksi-atas-nasabah-mampu-yang-menunda-nunda-pembayaran

Febrina, L. (2013). Notaris Sebagai Saksi dalam Penyidikan Otentisitas Akta. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.2 No.1.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan IBM SPSS 19". Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hulam, Taufiqul. (2010). Jaminan Dalam Transaksi Akad Mudharabah Pada Perbankan Syariah. Jurnal Hukum Vol 22 No.3.

Hasibuan, M. (2001). Dasar- Dasar Perbankan. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Karim, A.A. (2007). Bank Islam Analisis Fiqih dan Keuangan. Edisi III Penerbit Grafindo Persada. Jakarta.

Karim, A. A. (2010). Bank Islam ( Analisis Fiqh dan Keuangan). Jakarta: PT

Raja Grafindo.

Karim, A.A. (2014). Ekonomi Makro Islam Dalam Edisi Ketiga. Jakarta: PT Raja

Grafindo Persada.

Lestari, N. (2015). Prinsip Bagi Hasil Pada Perbankan Syariah. Jurnal Hukum Sehasen Vol. 1 No.1.

Martono, N. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: Rajawali Pers.

Maulana, Muhammad. (2014). Jaminan Dalam Pembiayaan Perbankan Syariah Di Indonesia (Analisis Jaminan Pembiayaan Musyarakah dan Mudarabah). Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol. 14 No.1.

Mannan, M.A. (1997). Teori dan Praktek Ekonomi Islam. Yogyakarta: PT. Dana Bhakti Wakaf.

Muhamad. (2012). Teknik Perhitungan Bagi Hasil dan Pricing di Bank Syariah. Yogyakarta: UII Press.

Napsiah, H. G. M. (2015). Studi Komparatif Penerapan Prinsip Bagi Hasil (Profit Sharing) Dalam Pembiayaan Modal Ventura dan Pembiayaan Musyarakah. Mataram: Universitas Mataram.

OJK. (2013). Laporan Perkembagan Keuangan Syariah. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

OJK (2016). Statistik Perusahaan Modal Ventura dan Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur Indonesia. Jakarta: Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia.

OJK. (2019). Standar Produk Mudharabah. Diakses pada: https://www.ojk.go.id/id/kanal/syariah/berita-dan-kegiatan/publikasi/Documents/Pages/Buku-Standar-Produk-Mudharabah-Seri-Standar-Produk-Perbankan-Syariah-5/BUKU%20Standar%20Produk%20Mudharabah.PDF

Prajitno, A.A.A. (2001). Apa dan Siapa Notaris di Indonesia. Surabaya: Putra Media Nusantara.

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 18/PMK.010/2012 Tentang Perusahaan Modal Ventura Pasal 1 Perusahaan Modal Ventura.

Prodjodikoro, W. (2003). Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia. Bandung: PT. Refika Aditama.

Purbatin, A. N., & Harahap, B. 2017. Pembuatan Akta Syariah Oleh Notaris Di Wilayah Purwokerto Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Repertorium Vol. IV No.2.

Rahman, H. (2003). Contract Drafting, Seri Keterampilan Merancang Kontrak Bisnis. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Rahman, H. (2008). Segi-Segi dan Manajemen Modal Ventura. Cetakan ke-2. Bandung: Citra Aditya Bhakti.

Rivai, V. (2008). Bank dan Financial Institution Management. Jakarta: Rajawali Pers.

Rofiq, Ahmad. (2004). Fiqih Kontekstual dari Normatiif ke Pemaknaan Sosial, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rusli, T. (2014). Prosedur Kemitraan dan Proses Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura Terhadap Perusahaan Pasangan Usahanya. Jurnal Ilmu Hukum. Vol 5 No.1.

Rusli, T. (2015). Asas Kebebasan Berkontrak Sebagai Dasar Perkembangan Perjanjian di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum.

Rutoto, S. (2007). Pengantar Metodologi Penelitian. FKIP: Universitas Muria Kudus.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelituan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhendar, H. Perjanjian Pembiayaan Bagi Hasil Di Perusahaan Modal Ventura Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Jurnal Ekonomi.

Suherman. (2014). Penerapan Prinsip Bagi Hasil Pada Perbankan Syariah Sebuah Pendekatan Al-Maqasidu Al-Syariah. Jurnal Ekonomi Syariah.

Santoso, F. Setiawan. (2016). Analisis Perjanjian Modal Ventura Pola Bagi Hasil antara Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Kompilasi Hukum Ekonomi Islam. Jurnal Muqtasid Vol.7 No.2.

Saputra, D.A., & Dzulikrom, M. (2015). Sistem Perhitungan Bagi Hasil Pembiayaan Mudharabah Bank Syariah Mandiri". Jurnal Keuangan dan Perbankan.

Sarana Kalbar Ventura. (2019). Product Program Manual Investasi. Pontianak: PT. Sarana Kalbar Ventura.

Susana, E. (2011). Pelaksanaan dan Sistem Bagi Hasil Pembiayaan Al-Mudharabah pada Bank Syariah. Jurnal Keuangan dan Perbankan.

Susiana & Yunita. (2013). Efektivitas Penyaluran Pembiayaan Modal Ventura Sebagai Alternatif Modal Bagi UMKM. Jurnal Ilmu Hukum.

Syamsiah. (2015). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Konvensional Dengan Bank Syariah. Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin.

Syauqoti, R. & Ghozali, M. (2018). Analisis Sistem Lembaga Keuangan Syariah dan Lembaga Keuangan Konvensional. Jurnal Perbankan Syariah.

Tim Penerjemah Depaq RI. (1995). Al-Qur’an Dan Terjemahan, Surat Al-Baqarah Ayat 282. Semarang: PT. Toha Putera.

Undang-Undang Nomor 3 tahun 2006. Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama. Diakses pada: https://id.wikisource.org/wiki/UndangUndang_Republik_Indonesia_Nomor_3_Tahun_2006

Undang-Undang No.21 tahun 2008. Perbankan Syariah. Diakses pada: https://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/regulasi/undang-undang/Pages/undang-undang-nomor-21-tahun-2008-tentang-perbankan-syariah.aspx

Unsur-Unsur Yang Ada Dalam Pembiayaan Syariah. (2015). Diakses pada:

https://www.syariahbank.com/unsur-yang-ada-dalam-pembiayaan-syariah.

Yachya, M., & Agunggunanto, E.Y. 2011. Teori Bagi Hasil (Profit & Lost Sharing) dan Perbankan Syariah dalam Ekonomi Syariah. Jurnal Keuangan dan Perbankan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.