PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN SUKUK KORPORASI DI INDONESIA

Maswati B1061151038 maswati

Abstract


Industri keuangan syariah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, hal ini disebabkan oleh munculnya salah satu instrumen investasi dalam pasar modal syariah yaitu sukuk korporasi. Munculnya instrumen tersebut diharapkan dapat mendorong berkembangnya perekonomian negara. Pertumbuhan ekonomi yang baik dapat dilihat dari kondisi variabel makroekonomi, apabila kondisi variabel makroekonominya baik maka ekonomi negara dalam keadaan baik. Oleh karena itu, pemerintah perlu menjaga stabilitas variabel makroekonomi pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga deposito dan kurs sehingga Indonesia dapat menjadi pusat pasar terbesar yang menerbitkan sukuk korporasi.

            Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi terhadap pertumbuhan sukuk korporasi di Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan total 44 triwulan. Metode yang digunakan adalah uji stasioneritas, uji kointegrasi Johansen dan Erorr Correction Model (ECM). Variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan kurs berpengaruh positif baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, namun variabel suku bunga deposito berpengaruh negatif. Dalam jangka pendek semua variabel makroekonomi tidak berpengaruh signifikan dan dalam jangka panjang hanya variabel pertumbuhan ekonomi saja yang tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan sukuk korporasi di Indonesia.

 

Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, Suku Bunga Deposito, Nilai Tukar, Sukuk Korporasi


References


Affandi. (2016). Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar, BI Rate dan Suku Bunga Bank Konvensional Terhadap Bagi Hasil Deposito Mudharabah Perbankan Syariah di Indonesia. Universitas Islam Negeri .

Almizan. (2016). Pembangunan Ekonomi Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Maqdis: Jurnal Kajian Ekonomi Islam Vol.1, No.2 , 1-20.

Antonio, M. S. (2013). Votalitas Pasar Modal Syariah dan Indikator Makro Ekonomi: Studi Banding Malaysia dan Indonesia. Tazkia: Jurnal Liquidity Vol.2, No.1 , 3.

Ardi, M. (2018). Pengaruh Sukuk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Iqtishadia Vol IX, No.1 , 85-97.

Ardiansyah, I. H., & Lubis, D. (2017). Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Pertumbuhan Sukuk di Indonesia. Jurnal Al-Muzara'ah Vol.5, No.1 , 51-67.

Ardliyanto, A. (2014). Sistem Syariah Lebih Tahan Goncangan Ekonomi. Surabaya: Sindonews.com.

Arisah.D. (2015). Pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar Terhadap Hasil Investas. Universitas Islam Negeri Jakarta .

Ayuningtyas, R. D. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Obligasi Syariah Korporasi di Indonesia (Periode Januari 2010 - Juli 2015). Islamic Economics Lariba Vol 3, No.1 , 13-22.

Baihaqi. (2012). Data Inflasi Terhitung, Permintaan Sukuk Naik. Jakarta : Kontan.co.id.

Boediono. (2008). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Boediono. (2008). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Burhanuddin. (2009). Pasar Modal Syariah Tinjauan Hukum Cetakan ke. 1. Yogyakarta: UII Ppres.

Daniel. (2019). Inflasi Tinggi, Sukuk Lebih Menarik Ditawarkan. Jakarta: Metrotvnews.com.

Darmadji, & Fakhruddin. (2001). Pasar Modal di Indonesia : Pendekatan Tanya Jawab. Jakarta: Salemba Empat.

Fadlan. (2014). Obligasi Syariah : Antara Konsep dan Implementasinya. Iqtishadia Vol.1, No.2 , 164-174.

Fahmi. (2012). Manajemen Investasi. Jakarta: Salemba Empat.

Fasa, M. I. (2016). Sukuk : Teori dan Implementasinya. Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 1, No. 1 , 80-94.

Fauzan, M., & Suhendro, D. (2018). Peran Pasar Modal Syariah Dalam Mendorong Laju Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Prosiding SENDI_U , 521-533.

Firdaus, M. (2011). Aplikasi Ekonometrika Untuk data Panel dan Time Series. Bogor: IPB Pers.

Firdaus, M., & Fernando, R. B. (2013). Analisis Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Terhadap indeks Saham Syariah Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol.7, No.2 , 117-128.

Ghoffar, M. (2005). Tafsif Ibnu Katsir Jilid 8. Bogor: Pustaka Imam Syafi'i.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program IBM SPSS 21. Edisi 7 . Semarang: Universitas Diponegoro.

Gujarati. (2012). Dasar-dasar Ekonometrika. Jakarta: Erlangga.

Gujarati, D. (1978). Basic Econometrics. New York: Fourt Edition McGraw Hill Companies.Inc.

Hasibuan, D. M. (2001). Dasar-Dasar Perbankan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hendriyani, R. (2017). Analisis Pengaruh Inflasi, IHSG dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Pertumbuhan Sukuk Korporasi Pada Pasar Modal Syariah dii Indonesia. Manajemen keuangan syariah UIN sunan Kalijaga .

Huda, N., & Edwin, M. (2016). Investasi Pada Pasar Modal Syariah. Jurnal Ekonomi Islam , 146.

Insukendro. (1999). Pemilihan dan Bentuk Fungsi Moel Empirik : Studi Kasus Permintaan Uang Kartal Riil di Indonesia. Jurnal ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol.14 No.4 .

Karim, A. (2014). Ekonomi Makro Islam dalam Edisi ke 3. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Keuangan, O. J. (2005-2015). Statistik Sukuk. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Kholis, N. (2010). Sukuk: Instrumen Yang Halal dan Menjanjikan. La Riba : Jurnal Ekonomi Islam Vol.IV, No.02 , 147.

Kuncoro. (2011). Metode Kuantitatif : Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YPKN.

Manab, H. A., & Sujianto, A. E. (2016). Pengaruh Stabilitas Ekonomi Makro Terhadap Penerbitan Sukuk Negara di Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. TULUNGAGUNG: Cahaya Abadi.

Mankiw, G. (2012). Pengantar Ekonomi Makro Edisi ke-3. Jakarta: Salemba Empat.

Mantono.N. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta : Rajawali Pres.

Muchlis, H. (2016). Pengaruh Tingkat Suku Bunga Deposito Terhadap Jumlah Dana Deposito Berjangka Pada PT. Bank Mandiri Cabang Utama Makasar. Departmen Manajemen FEB Universitas Hasanudin , 1-71.

Muhammad. (2002). Kebijakan Fiskal dan Moneter dalam Ekonomi Islam. Jakarta: Salemba Empat.

Murdaningsih, D. (2017). Mengenal Resiko Investasi di Sukuk. Jakarta: Republika.

Muttaqin, R. (2018). Pertumbuhan Ekonomi Dalam Perspektif Islam . Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 1 No.2 , 117-122.

Nachrowi, & Hardius. (2006). Ekonometrika Untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Parakksi, I. (2016). Analisis Dampak Suku Bunga Terhadap Pertumbuhan Sektor Riil dan Sektor Investasi Dalam Perspektif Syariah di Kota Makassar. Laa Maisyir Vol 3, No.1 , 20-45.

Parakksi, I. (2016). Inflasi Dalam Perspektif Islam. Laa Maisyir , 41-58.

Rini, M., & Beik, I. S. (2012). Dampak Sukuk Terhadap Indikator Makroekonomi. Jurnal Ekonomi Islam .

Saleh. (2016). Perubahan Nilai Tukar Uang Menurut Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis , 68-79.

Saleh, L. (2016). Perubahan Nilai Tukar Uang Menurut Perspektif Ekonomi Islam. Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol.1 No.1 , 68-79.

Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2004). Makro Ekonomi. Jakarta: Erlangga.

Sanjaya, K. (2017). Analisis Pengaruh Inflasi dan Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia Terhadap Nilai Obligasi Syariah dari Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia . Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNTAN , 1-14.

Sasanti, N. I. (2008). Analisa Pengaruh Variabel-variabel Makroekonomi Terhadap Pertumbuhan Obligasi Pemerintah di Indonesia. Institut Pertanian Bogor .

Setyani, O. (2017). Pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar Terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam Banten Vol.8, No.2 , 213-237.

Siskawati, E. (2010). Perkembangan Obligasi Syariah di Indonesia Suatu Tinjauan. Jurnal Akuntansi dan Manajemen vol.5, No.2 , 1-9.

Statistik, B. P. (2005-2015). Laporan Perekonomian Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Sudarsono. (2007). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Yogyakarta: EKONESIA Fakultas Ekonomi UI.

Sudaryanti, N., Affandi, A., & Wulandari, R. (2011). Analisis Determinan Peringkat Sukuk dan Peringkat Obligasi di Indonesia. Tazkia : Islamic Finance dan Business Review Vol.6, No.2 , 107-137.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnid. Bandung: Alfabeta.

Suharyadi, & Purwanto. (2003). Statistika Untuk Ekonomi dan Keuangan Modern Jilid. 1. Jakarta: Salemba Empat.

Sukirno, S. (2012). Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta : Rajawali Pres.

Sukirno, S. (2000). Makroekonomi Modern: Perkembangan Pemikiran dari Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta : Pt. Raja Grafindo Persada.

Sukirno, S. (2016). Makronekonomi Teori Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Syukma, N. H. (2011). Analisis Faktor-faktor Makroekonomi Yang Mempengaruhi Return Saham Batubara dalam Kelompok Jakarta Islamic Index (JII). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Triwibowo. (2017). Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Nilai Emisi Sukuk di Indonesia tahun 2007. State Islam sunan Kalijaga .

Utari. (2015). Inflasi di Indonesia: Karakteristik dan penendaliannya. Seri Kebanksentralan. Bank Indonesia Institute.

Wafa, M. A. (2010). Analisa Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan Sukuk Ritel-I (Periode Maret 2009 - Juni 2010). La_Riba, Vol. IV , 161-178.

Widarjono. (2007). Ekonometrika Teori dan Aplikasi Untuk Ekonomi dan Bisnis . Yogyakarta: Ekolisia Yogyakarta.

Widarjono. (2009). Ekonometrika Teori dan Aplikasi Untuk Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta: Ekolisia Yogyakarta.

Widianti. (2015). Pengaruh Faktor Makroekonomi Terhadap Pertumbuhan Sukuk Korporasi di Indonesia. UIN Syarif Hidayatullah .

Widyasana, V. I. (2018). Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, dan Tingkat suku bunga domestik Terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) . Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 60, No.1 , 119-128.

Wijaya, F. (1997). Ekonomikamakro. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Yulianti, L. (2011). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Sukuk. Universitas Jember Walisongo Vol.19, N0.1 .

Yulianto, A. (2018). Rupiah Melemah, Prospek Keuangan Syariah? Jakarta: Harian Ekonomi Neraca.

Yuliawan. (2018). Ini Alasan Emiten Sulit Terbitkan Sukuk. Jakarta: Kompas.com.

www.ojk.go.id

www.bps.go.id

www.bi.go.id

www.bappenas.go.id


Refbacks

  • There are currently no refbacks.