SISTEM BAGI HASIL PETANI PADI DI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBURAYA PERSPEKTIF AKAD MUZARA'AH

Marhamah Marhamah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem bagi hasil petani  di kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya perspektif akad muzaraáh dengan menggunakan data kualitatif. Metode analisis penelitian ini menggunakan wawancara terbuka dalam bentuk kuisioner.

Hasil penelitian ini bentuk pelaksanaan sistem bagi hasil bagi petani penggarap di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya adalah dengan melakukan akad perjanjian dan persentase pembagian hasil yang telah disepakati bersama. Proses kerjasama dalam pertanian ini salah satu diantaranya adalah menyerahakn lahan kepada orang (petani penggarap) dengan sistem bagi hasil. Praktek sistem bagi hasil petani penggarap di Kecamatan Sungai Raya ditinjau dari  ekonomi Islam (perspektif akad muzara’ah)  sudah sesuai, baik dari segi rukun maupun syarat-syarat.

 

Kata Kunci:  Bagi Hasil dan Persperktif Akad Muzaraah

 


References


Al-Jaza'iry, A. (1994). Al-Fiqhi ála al-Madzahib al-Arba'ah. diterjemahkan oleh Zuhri, H. M. dengan judul Fiqih Empat Madzhab. Semarang: Toha Putra.

Al-Mishri, A. S. (2006). Pilar-Pilar Ekonomi Islam. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Anshori, A. G. (2010). Hukum Perjanjian Islam di Indonesia (Konsep, Regulasi, dan Implementasi). Yogyakarta: Gajahmada University Press.

Antonio, M. S. (2001). Bank Syari'ah. Jakarta: Gema Insani.

Arikunto, S. (1991). Produser Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek Cet. VII. Jakarta: Rineka Cipta.

Az-Zabidi, I. (2012). Ringkasan Shahih Bukhari. Bandung: Jabal.

Bahreisj, H. K. (1987). Himpunan Shahih Muslim. Surabaya: Al-Ikhlas.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1994). Kamus Besar Ilmiah Popular. Surabaya: Arkola.

Guntur, M. (2013). Sistem Bagi Hasil Garapan Padi antara Petani pemilik Modal dengan Petani Penggarap Ditinjau dari Syari'at Islam di Desa Bontobiraeng Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin.

Hadi, S. (1986). Metodologi Research. jakarta: Universitas Gajahmada.

Haroen, N. (2000). Fiqih Muamalah. Jakarta: Gaya Media Pratama.

Haroen, N. (2007). Fiqih Muamalah. Cet. ke-II. Jakarta: Gaya Media Pratama.

Helibroner, R. L. (1994). Terbentuknya Masyarakat Ekonomi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Heove, V. (1980). Ensiklopedia Indonesia. Jakarta: PT. Ichtiar Baru.

Mubyanto. (1985). Pengantar Ilmu Pertanian. Jakarta: Erlangga.

Mubyarto. (1989). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: PT Pustaka LP3ES Indonesia.

Munawir, A. W. (2002). Al-Munawir Kamus Bahasa Arab-Indonesia. Bandung: Pustaka Progresif.

Mustafa, A. B. (1993). Terjemahan Shahih Muslim Jilid III. Semarang: Asy-Syifa.

Pasaribu, C., & Lubis, S. K. (2004). Hukum Perjanjian dalam Islam. Jakarta: Sinar Grafika.

Rosyidi. (1998). Bagi Hasil dalam Pertanian. -: -.

Sabiq, S. (1974). Fiqh al-Sunnah, Jilid II. Kuwait: Dar al-Bayan.

Scheltema. (1985). Bagi Hasil di Hindia Belanda. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Singarimbun, M., & Effendi, S. (1989). Metode Penelitan Survey. Jakarta: LP3ES.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Bisnis . Bandung: Alfabeta.

Sukirno, S. (1997). Pengantar Teori Ekonomi MIkro. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sukirno, S. (2002). Teori Mikro Ekonomi. Jakarta: Rajawali Press.

Sukirno, S. (2002). Teori Produksi. -: -.

Sumar'in. (2013). Ekonomi Islam Sebuah Pendekatan Ekonomi Mikro Perspektif Islam. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sumitro, W. (1996). Asas-Asas Perbankan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.