Dampak Akumulasi Cadangan Emas dan Harga Emas Terhadap Stabilitas Mata Uang Pada Empat Negara Islam Dunia (Malaysia, Qatar, Indonesia dan Pakistan) Pada Periode 2000 2017

Arina Azwani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dampak akumulasi cadangan emas dan harga emas terhadap stabilitas mata uang terhadap USD,  observasi pada empat negara Islam dunia, yaitu Malaysia, Qatar, Indonesia dan Pakistan yang tergabung dalam OIC (Organization of Islamic Cooporation) dengan periode pengamatan dalam kurun waktu 17 tahun, dari tahun 2000 – 2017 dengan menggunakan metode regresi data panel. Berdasarkan hasil uji parsial, cadangan emas tidak memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap nilai tukar, sedangakan harga emas memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai tukar terhadap empat negara Islam yang dipilih. Hasil dari penelitian ini ingin lebih mendorong pemerintah negara – negara Islam untuk memperbanyak stok cadangan emas karena untuk menerapkan nilai emas yang terbukti stabil sehingga menjadi basis kebijakan moneter berbasis mata uang Dinar Dirham dalam perekonomian. Kata kunci : Cadangan Emas, Cadangan Devisa, Harga Emas, Nilai Tukar, OIC (Organization of Islamic Cooporation)

References


Agustiar, M., Fariastuti, & Afrizal. (2017). Construction of an Optimum Currency Area Index Anchored to the Gold Dinar: The Case of Selected Islamic Countries. University of Tanjungpura, Pontianak, Indonesia. EJ EconJurnals.

Arifin, Z. (2003). Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah Cet II. Jakarta: Alvabet.

Basuki, A. T. (2016). Analisis Regresi dalam Penelitian Ekonomi & Bisnis: Dilengkapi Aplikasi SPSS & Eviews. Jakarta: Rajawali Press.

Baur, D., & B.M. Lucey. (2010). Flights and contagion—An empirical analysis of stock–bond correlations. Journal of Financial Stability 5(4), 339–352.

Bawono, A. (2006). Multivariate Analysis Dengan SPSS. Salatiga: Salatiga Press.

Bordo, Dittmar, & Gavin. (2000). Gold, Fiat Money and Price Stability.

Chapra, M. U. (2000). Sistem Moneter Islam. Jakarta: Gema Insani Press & Tazkia Cendekia

Damodar N, G. d. (2009). Dasar-Dasar Ekonometrika. Jakarta. : Salemba Empat.

Darwis. (2006). Stabilitas Dinar Emas dan Dolar AS Dalam Denominasi Rupiah Periode Januari 2000 - Juli 2006.

Dipraja, S. (2011). Siapa Bilang INVESTASI EMAS Butuh Modal Gede. Jakarta: Tangga Pustaka.

Ekananda, M. (2014). Ekonomi Iternasional. Jakarta: Erlangga.

Febrianty, H. (2011). Analisis Determinan Cadangan Devisa Indonesia.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gujarati, D. (2003). Ekonometrika Dasar, Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.

GoldPrice.org

Hamidi, M. L. (2007). Gold Dinar; Sistem Moneter yang Stabil dan Berkeadilan. Jakarta: Senayan Abadi .

Hasibuan, M. (2001). Dasar-dasar Perbankan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

HR. Abu Daud.

HR. Ahmad :16569 dari Miqdam bin Madikarib RA.

HR. Imam Al Tabrani.

Huda, N. (2008). Ekonomi Makro Islam. jakarta: Kencana Persada Media Grup.

Ibrahim, S. N., Nurul Izzat Kamaruddin, & Rahayu Hasan. (2014). Determinants of Gold Price in Malaysia.

Juniartha, P. (2009). Analisis Pengaruh Ekspor, Impor, Kurs Nilai tukar Rupiah Terhadap Cadangan Devisa .

Karim, A. (2001). Ekonomi Islam Suatu Kajian Kontemporer. Jakarta: Gema Insani.

Karim, A. (2002). Ekonomi Islam : Suatu Kajian Kontemporer. Jakarta: Gema Insani Press.

Karim, A. (2007). Ekonomi Mikro Islam, edisi ketiga. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Krugman, P. R., & Maurice Obstfeld. (1994). Ekonomi Iternasional : Terori dan Kebijakan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Krugman, P. R., & Maurice Obstfeld. (2004). Ekonomi Internasional dan Kebijakan Harper Collins Publisher. Ahli Bahasa Faisal H. Basri. Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.

Krugman, P. R., Obstfeld Maurice, & Marc Melitz. (2011). Economic International Ed.II. New Jersey: Prentice Hall (e-book).

Martono, N. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: Rarawali Pers.

Marzo, M., & Pablo Zagaglia. (2010). Gold and The US Dollar ; Tales from the Turmoil.

Masdjojo, G. N. (2008). kajian Pendekatan Keynesian dan Monetaris Terhadap Dinamika Cadangan Devisa melalui Penelusuran Neraca Pembayaran Internasional : Studi Empiris di Indonesia Periode 1983 - 2008.

Meera, A. K. (2009). Gold Dinar, The Next Component In Islamic Economics Banking and Finance. Diakses dari IIUM Respository (IREP) Website: http://irep.iium.edu.my/24/.

Meera, A. L. (2004). The gold dinar: The next component in Islamic economics, banking and finance. Review of Islamic Economics, 8(1), 5-34. .

Miskhin, F. S. (2001). Financial Marklets And Institutions. Wesley Champany Publishing.

Miskhin, F. S. (2009). Ekonomi Uang, Perbankan dan Pasar Keuangan. Jakarta: Selemba Empat.

Muhannad, S. (2010). Perbandingan Kestabilan Hubungan Volatilitas Nilai Tukar Dinar Emas, Dirham Perak dan Dollar AS dalam Denominasi Rupiah, Ringgit Malaysia dan Dolar Singapura.

Nisfiannoor, M. (2009). Pendekatan Statistik Modern untuk Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Nusantara, A. (2000). Determinan yang Mempengaruhi Cadangan Devisa di Indonesia.

O'Byrne, M. (2014). Gold Is A Save Haven Asset. Journal of Gold Core.

Oei, I. (2009). Kiat Investasi Valas, Emas, Saham. Jakarta . Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ohin, Y. (12 Maret 2014). Nilai Tukar. Diakses dari gyu2 WordPress Web Site: https://gyu2.wordpress.com.

Omag, A. (2012). An observation of the relationship between gold prices and selected financial variables in Turkey. Turki: Marmara Üniversitesi.: The Journal of Accounting and Finance.

Perwataatmadja, & Syafi'i Antonio. (1992). Apa dan Bagaimana Bank Islam. Yogyakarta: Dana Bakti Wakaf.

Qatar Central bank.(2017)

QS Ali Imran ayat 75.

QS. Al A'raf ayat 75.

QS. Al A'raf ayat 85.

QS. Al Kahfi ayat 19.

QS. An Nisa' ayat 29.

Rahardja, P., & Manurung. (2002). Pengantar Ilmu Ekonomi, Buku Seri Ekonomi 2002. Jakarta: FEUI.

Reuters. (2017, 10 Juli). www.komparannews.

Salvatore, D. (1996). Managerial Economics in A Global Economy. New York : McGraw-Hill.

SESRIC. (2017). Statistic and Database. Evailable from ; http://www.sesric.org.

Suharto, T. (2013). Harga emas Naik atau Turun Kita Tetap Untung. Jakarta (ID): Elex Media Komputindo.

Tambunan, T. (2004). Globalisasi dan Perdagangan Internasional . Bogor: Ghalia Indonesia.

UU. No.23 Tahun Pasal 13.

Winarno, W. (2009). Analisis Ekonometrika dan Statistika Dengan EViews, Edisi Kedua. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

World Islamic Trade Organization 2017.

World, C. G. (2018). Gold Reserve ; Key Currency and Mayor Consumers Data Source from the London Gold Fixing. London: Market Limited (TLGFML).

(2008). dikutip dari www.harianliputan6.

(2015). dikutip dari www.seputarforex.

(2017, Agustus). dikutip dari www.hariantempo

Yaacob, S. (2009). The Reality of Gold Dinar Application In Malaysia. Universitas Kebangsaan Malaysia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.