EVALUASI OPERASIONAL BUS RAPID TRANSIT (BRT) KOTA PONTIANAK BERDASARKAN BRT STANDARD 2016

- Alkhawarisma, Nana Novita Pratiwi, Rudi S. Suyono

Abstract


Pemerintah  Kota  Pontianak  melarang  anak  dibawah  umur  mengendarai  kendaraan  bermotor  merujuk
pada  Perwali  No. 36 Tahun 2013 pasal 1 ayat  32  agar  mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas.  Pada
tahun 2015, 10% dari 639 kasus kecelakaan merupakan kalangan pelajar. Untuk itu, Pemerintah Kota
Pontianak mengajukan bantuan bus kepada Kemenhub RI dan memperoleh 5 unit  bus berupa Bus Rapid
Transit (BRT).  Operasional  BRT Kota Pontianak dimulai tahun 2017 untuk masyarakat umum dan lebih
diprioritaskan  bagi  kalangan  pelajar.  Operasional  terdiri  atas  4  koridor,  jam  operasional  mulai  pukul
06.00  –  16.00 wib  dan  ditunjang dengan halte khusus BRT sebanyak 7 buah.  Tujuan penelitian adalah
mengevaluasi operasional BRT Kota Pontianak berdasarkan BRT Standard 2016 dengan menggunakan 14
varibel  penilaiannya.  Variabel-variabel  tersebut  digunakan  berdasarkan  kondisi  eksisting  BRT  Kota
Pontianak dan efektif dan efisien menurut SISTRANAS. Metode analisis menggunakan analisis scoring  dan
klasifikasi evaluasi dengan metode sturgess. Hasil evaluasi BRT Kota Pontianak memperoleh 16 poin dan
terklasifikasi  operasional  sangat  tidak  baik.  Untuk  itu,  upaya  pengoptimalan  operasional  BRT  Kota
Pontianak direkomendasikan merujuk pada BRT Standard 2016.  Perlu menggandeng pemerintah untuk
membuat  kebijakan  transportasi  yang  terintegrasi,  terkoordinasi,  terkonsolidasi,  tersinkronisasi,  dan
berkesinambungan.  Mengembangkan  jaringan  pelayanan  dan  memanfaatkan  media  informasi  untuk
mensosialisasikan operasional BRT Kota Pontianak.
Kata kunci: BRT Kota Pontianak; BRT Standard 2016

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.