STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN POS LINTAS BATAS NEGARA (PLBN) BADAU SEBAGAI SIMPUL PENGEMBANGAN KAWASAN PERBATASAN DI KABUPATEN KAPUAS HULU

Sandy Tiya, Erni Yuniarti, Nana Novita Pratiwi

Abstract


Saat ini pengelolaan kawasan perbatasan di Indonesia dihadapkan pada dua isu strategis yaitu pengelolaan batas wilayah Negara dan pengelolaan kawasan perbatasan. Ketersediaan sarana/prasarana di kawasan perbatasan masih kurang. Sehingga kawasan perbatasan tertinggal dan terisolir. Tingkat kesejahteraan masyarakat yang rendah dan aksesibilitas menuju pusat pemerintah yang jauh, menyebabkan masyarakat memilih mendatangi negara tetangga. Tujuan penelitian untuk menghasilkan strategi pengembangan di kawasan PLBN Badau. Pendekatan penelitian yag digunakan yaitu kualitatif dengan metode analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian yaitu (1) Potensi di kawasan PLBN Badau memiliki Taman Nasional Danau Sentarum dan Batung Kerihun (TNBKDS), jaringan pergerakan, dan perkebunan kelapa sawit yang berpotensi ekspor. (2) Masalah di kawasan perbatasan Badau ialah rendahnya pelayanan jaringan telekomunikasi dan persampahan, masih adanya pelintas yang melanggar aturan. (3) Peluang untuk pengembangan kawasan PLBN badau yaitu adanya TNBKSD dan acara festival cross border mendatangkan wisatawan asing. (4) Tantangan yang dimiliki oleh kawasan perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu yaitu ketergantungan masyarakat perbatasan Badau dengan Malaysia dan adanya kegiatan illegal. Analisis SWOT menghasilkan strategi pengembangan di kuadran I dengan nilai (x;y) adalah (0,78;1,64), yaitu pengembangan sektor pariwisata TNBKDS, pengembangan jaringan pergerakan, promosi acara festival cross border, pengembangan prasarana telekomunikasi dan persampahan, serta pengembangan sektor ekspor kelapa sawit.

 

Kata Kunci :  lintas batas badau, kawasan perbatasan, analisis SWOT, strategi pengembangan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.