PEMETAAN RAWAN BANJIR DI KECAMATAN PONTIANAK SELATAN DAN PONTIANAK TENGGARA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

M. Irvan Kurnia, Gusti Zulkfli Mulki, Hendri Firdaus

Abstract


Banjir merupakan gejala alam yang terjadi karena proses alami dan aktivitas manusia yang tidak bisa dikendalikan oleh alam. Topografi wilayah di Kecamatan Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara relatif rendah. Lokasi yang dekat dengan laut dan sungai menyebabkan wilayah Kecamatan Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara secara umum dipengaruhi oleh air pasang sehingga mudah tergenang. Penelitian bertujuan untuk memetakan kerawan banjir di Kecamatan Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara berbasis sistem informasi geografis (SIG). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Proses berjenjang analitik (Analitical Hierarchy Process) untuk mengetahui penyebab banjir dan Analisis Sumperimpose untuk mengetahui tingkat rawan banjir. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa banjir di Kecamatan Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara disebabkan oleh hujan intensitas tinggi namun air tidak terdrainasi dengan cepat, musim penghujan terjadi genangan dan run off, sungai pasang terjadi genangan dan tidak berlangsung lama. Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara dapat dikelompokkan menjadi menjadi tiga yaitu, rawan 481 Ha, cukup rawan 1268 Ha, tidak rawan 1123 Ha.

Kata kunci: AHP, Bencana banjir, Sistem Informasi Geografis.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.