PENGGUNAAN SOFTWARE VISSIM UNTUK ANALISA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS: JL. SULTAN HAMID – JL. TANJUNG RAYA I – JL. PERINTIS KEMERDEKAAN – JL. TANJUNG RAYA II PONTIANAK)

Ridha Hidayati, Slamet Widodo, - Sumiyattinah

Abstract


Kemacetan biasanya terjadi di persimpangan, apalagi bila simpang tersebut berdekatan dengan pusat keramaian, karena konflik pergerakan yang terjadi antar kendaraan yang datang dari tiap kaki simpang. Untuk menyikapi masalah yang terjadi pada simpang empat bersinyal Jalan Sultan Hamid – Jalan Tanjung Raya I – Jalan Perintis Kemerdekaan - Jalan Tanjung Raya II Pontianak, perlu dilakukan evaluasi kinerja simpang untuk mendapatkan gambaran kondisi simpang saat ini, dengan meneliti volume lalulintas. Evaluasi dan simulasi penataan Simpang dilakukan dengan evaluasi MKJI dan simulasi VISSIM. Tujuan yang diinginkan penulis dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kehandalan VISSIM untuk diterapkan dalam analisis masalah transportasi di Indonesia serta membandingkan hasil analisis panjang antrian dengan menggunakan hasil evaluasi Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Sehingga dapat memberikan rekomendasi terbaik untuk meningkatkan kinerja simpang bersinyal. Evaluasi simpang antara lain, kapasitas simpang (C), derajat kejenuhan (Ds), Panjang antrian (QL), kendaraan henti (Nsv), tundaan (D) dan Indeks Tingkat Pelayanan (ITP). Output dari simulasi VISSIM berupa Panjang antrian (QLen), Tundaan (Delay), Kendaraan Henti (QStop), dan Indeks Tingkat Pelayanan (LOS). Hasil kedua metode diatas akan dibandingkan sehingga didapat hasil yang mendekati kondisi simpang sebenarnya. Setelah didapat evaluasi dan simulasi pada kondisi eksisting simpang maka akan direncanakan perbaikan pada kondisi eksisting sehingga kinerja simpang empat bersinyal Jalan Sultan Hamid – Jalan Tanjung Raya I – Jalan Perintis Kemerdekaan - Jalan Tanjung Raya II Pontianak akan menjadi lebih baik dari kondisi eksisting.

Kata kunci : Evaluasi, Simulasi, Simpang Bersinyal, MKJI, VISSIM, Panjang Antrian.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.