KOEFISIEN LANTAI BANGUNAN (KLB) FUNGSI PASAR TRADISIONAL DAN TOKO MODERN DI JALAN GAJAHMADA BERDASARKAN TINGKAT LAYANAN JALAN DALAM RTRW KOTA PONTIANAK

Reza Akbar Velayatie, Agustiah Wulandari, Yudi Purnomo

Abstract


Jalan Gajahmada merupakan pusat pelayanan kota (PPK), pusat perekonomian Kota Pontianak dan sebagai kawasan perdagangan dan jasa. Salah satu fungsi perdagangan dan jasa yang memiliki tarikan bangkitan besar di Jalan Gajahmada adalah pasar tradisional dan toko modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan koefisien lantai maksimum (KLB) fungsi pasar tradisional dan toko modern koridor Jalan Gajahmada berdasarkan tingkat pelayanan jalan dalam RTRW Kota Pontianak.

Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dikarenakan seluruh data yang diolah dan dikeluarkan berupa data kuantitatif. Pendekatan pemintaan digunakan untuk melihat berapa besar pemintaan dari fungsi guna lahan dan intensitas bangunan, sehingga akan diketahui trip attraction yang dihasilkan. Variabel yang digunakan adalah trip rate, volume per capacity ratio, kapasitas jalan, level of service, volume kendaraan, luas lantai bangunan dan koefisien lantai bangunan.

Koefisien lantai bangunan maksimum ditentukan berdasarkan nilai tingkat layanan jalan di koridor Jalan Gajahmada. Nilai level of service (LOS) di koridor Jalan Gajahmada untuk fungsi pasar tradisional dan toko modern masuk dalam LOS B yaitu arus jalan stabil. Nilai koefisien lantai bangunan maksimum koridor Jalan Gajahmada untuk fungsi pasar tradisional  nilai KLB 1,66 dan nilai KLB toko modern yaitu minimarket nilai KLB 8,2 dan supermarket nilai KLB 3,2.

 

Kata kunci: koefisien lantai bangunan (KLB), pasar tradisional, toko modern dan tingkat layanan jalan (LOS)


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.