KAJIAN SISTEM ANTRIAN PADA PINTU MASUK GERBANG LOKET PENGAMBILAN KARCIS MASUK PARKIR KENDARAAN DI KAWASAN SINGKAWANG GRAND MALL

Sena Jayasena, Rudi S. Suyono, Heri Azwansyah

Abstract


Antrian kendaraan yang terbentuk di depan pintu gerbang loket pengambilan karcis masuk parkir di kawasan Singkawang Grand Mall dapat mengakibatkan permasalahan dan panjang antrian yang dapat mengganggu sistem pergerakan lalu lintas yang lainnya. Oleh karena itu sangat penting untuk mengkaji sistem antrian pada pintu gerbang loket pengambilan karcis masuk parkir di Kawasan Singkawang Grand Mall. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem antrian dan menentukan alternatif peningkatan pelayanan antrian kendaraan roda dua pada loket pengambilan karcis masuk parkir di Kawasan Singkawang Grand Mall.Data utama yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah tingkat kedatangan kendaraan dan waktu pelayanan loket. Data tersebut diperoleh masing-masing dengan menggunakan metode pencacahan lalu lintas dan pengamatan secara sampling, yang dilakukan pada 2 loket masuk kendaraan roda dua dan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu. Metode analisis menggunakan Teori Antrian.Hasil analisis terlihat bahwa jumlah loket 1 buah masih mampu melayani tingkat kedatangan kendaraan saat ini yang memberikan nilai  berkisar 0,34 -  0,37 kendaraan (» 1 kendaraan) , berkisar 0,08 – 0,06 kendaraan (» 1 kendaraan),  berkisar 8,2–8.6 detik, dan  berkisar 2,1 – 2.5 detik. Pada tingkat kedatangan diatas 600 kendaraan /jam sudah tidak mampu dilayani dengan jumlah loket (N) sebanyak 1 buah tanpa memperbaiki sistem antrian. Penambahan jumlah loket pada disiplin antrian FIFO dengan waktu pelayanan 6 detik hanya efektif dalam menurunkan nilai , ,  dan  sampai 3 loket, untuk penambahan loket diatas 3 loket, efektifitas dalam menurunkan nilai , ,  dan semakin kecil.Dalam usaha meminimumkan nilai , ,  dan , alternatif menurunkan waktu pelayanan merupakan prioritas utama, sedangkan prioritas kedua adalah alternatif menambah loket pelayanan dan prioritas ketiga adalah alternatif penerapan sistem tandem. Kebijakan yang dapat dilakukan pada Pos 1 hanya peningkatan waktu pelayanan dan pada Pos 2 dapat dilakukan kebijakan penambahan loket, peningkatan waktu pelayanan, dan penerapan sistem tandem.

 

Kata Kunci: Tingkat kedatangan, antrian kendaraan, alternative penambahan loket, dan penerapan sistem tandem.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.