ANALISIS DAMPAK AKTIVITAS SEKOLAH TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus Yayasan Pendidikan Kalimantan SD – SMP – SMA Katolik Santu Petrus Jalan Karel Satsuit Tubun No.3 Pontianak)

Bisma Ristiandi, Rudi S. Suyono, Sutarto YM

Abstract


Dengan berkembangnya perekonomian masyarakat Kota Pontianak, maka kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi juga semakin meningkat hal ini dikarenakan sarana tranportasi merupakan faktor utama pendukung perekonomian. Hambatan samping dinyatakan sebagai interaksi antara arus lalu lintas dengan aktivitas dipinggir jalan yang berkaitan dengan tata guna lahan disepanjang jalan tersebut yang dapat berupa pejalan kaki, angkutan umum dan kendaraan lain yang berhenti,  kendaraan yang berjalan lambat, dan kendaraan yang masuk dan keluar dari lahan di samping jalan. untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jalan yang berfungsi sebagai tempat untuk melakukan perubahan arah perjalanan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh aktivitas sekolah di sepanjang Jalan Karel Satsuit Tubun terhadap kinerja ruas jalan.

Lokasi penelitian ini di Sekolahan Santu Petrus Jalan Karel Satsuit Tubun Kota Pontianak sepanjang 350 meter. Metodologi yang dipakai pada penelitian ini adalah dengan cara melakukan pengolahan data primer hasil survey lapangan serta mengumpulkan beberapa informasi yang dibutuhkan sebagai data sekunder. Untuk menganalisa hambatan samping, karakteristik lalu lintas dan kapasitas dalam penelitian ini menggunakan metode MKJI 1997.

Hasil pengolahan data diperoleh bahwa volume lalu lintas yang digunakan menggunakan data VJP yang dimulai pada tahun 2018 hingga 2033. Untuk hasil yang diperoleh pada tahun 2018 memiliki derajat kejenuhan (DS) 0,44, yang dapat diartikan bahwa jalan tersebut tidak memiliki masalah terhadap kinerjanya atau dapat disimpulkan hasil yang di peroleh tidak sesuai dengan kondisi lapangan. sehingga tingkat pelayanannya (C)“Arus stabil, kecepatan dikontrol oleh lalu lintas,volume pelayanan yang dipakai untuk mendesain jalan perkotaan”. Dari hasil regresi bahwa sebagian besar penyebab pengurangan kecepatan kendaraan adalah hambatan samping baik karena parkir di badan jalan, pejalan kaki, ataupun aktifitas sekolah lainnya. Oleh sebab itu, solusi yang dapat direncanakan adalah dengan cara penataan di sisi jalan ataupun di badan jalan contohnya melarang penjual berjualan di sisi jalan dan tempat tersebut di ganti dengan lahan parkir agar tidak ada lagi yang parkir di badan jalan Karel Satsuit Tubun Pontianak. Untuk jalan yang mengalami masalah terdapat pada tahun 2026 hingga 2033 dengan tingkat pelayanan (D)“Mendekati Arus Tidak Stabil, Kecepatan Rendah”.

 

Kata Kunci: Hambatan Samping, Volume, Aktifitas Sekolah, Santu Petrus                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.