ANALISIS AKSESIBILTAS INFRASTRUKTUR PEDESAAN DI KOTA SINGKAWANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Nita Junita, Ferry Juniardi, Heri Azwansyah

Abstract


Kota Singkawang merupakan salah satu Kota yang terdapat di Kalimantan Barat yang memiliki luas wilayah 50.400 ha atau sekitar 0,34 persen dari luas wilayah Kalimantan Barat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi sektor-sektor yang diprioritaskan sebagai fasilitas pelayanan, menghitung nilai aksesibilitas dengan metode Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP), serta menentukan pendekatan penanganan/perbaikan akses penduduk desa.

Dalam penelitian ini dilakukan suatu pengkajian mengenai perencanaan aksesibilitas pedesaan dengan menggunakan metode Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP). Pengumpulan data dilakukandengan interview/wawancara, observasi lapangan, dan pengisian kuisioner. Adapun sektor yang ditinjau dalam kuisioner ini antara lain : sumber air bersih, pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan, perikanan, pemukiman, pariwisata,  komunikasi, sumber tenaga listrik, dan pasar.

Hasilpenelitian bahwa tingkatan prioritas nilai aksesibilitasDesa Sijangkung adalah sektor Kesehatan dengan nilai aksesibilitas sebesar 11.697 dan nilai aksesibilitas sarana sebesar 11.500 dengan pendekatan intervensi pembangunan 2 unit puskesmas, 11 unit pustu dan 9 unit polindes dan pemantapan jaringan jalan 16 km dengan penanganan berupa tambal sulam aspal.

Hasil analisis terbagi atas tiga klasifikasi, yaitu aksesibilitas fasilitas, aksesibilitas sarana transportasi dan aksesibilitas prasarana transportasi. Berdasarkan perbandingan nilai aksesibilitas antara komponen fasilitas, sarana dan prasarana transportasi untuk semua sektor maka pada Desa Sijangkung tersebut di ketahui bahwa memprioritaskan perbaikan/penanganan sarana transportasi.

 

Kata kunci: Kota Singkawang, aksesibilitas, prioritas, Integrated Rural Accessibility Planning


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.