STUDI KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA LAPIS PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA (STUDI KASUS RUAS JALAN HARAPAN JAYA) KOTA PONTIANAK

Daryoto ., Slamet Widodo, Siti Mayuni

Abstract


Jalan Harapan Jaya merupakan salah satu jalan kota yang mempunyai fungsi sebagai penghubung antara Jalan Purnama II dengan Jalan Prof.  M. Yamin dan menuju ke Kakap. Jalan ini memegang peranan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis kerusakan dan tingkatan kerusakan jalan dan memberikan alternatif perbaikan kerusakan jalan. Tempat penelitian pada ruas Jalan Harapan Jaya dengan panjang jalan 1,45 km, memiliki satu jalur dan lebar 4m, jenis kerusakan lentur (aspal), penelitian ini menggunakan metode Bina Marga.

Jenis kerusakan yang terjadi ada 7 macam:Kerusakan retak dan lubang (263,77 m2), Kerusakan ambles (233,42 m2), Kerusakan retak memanjang (71,78 m2), Kerusakan retak pinggir (60,93 m2), Kerusakan retak blok (48,73 m2), Kerusakan pelapukan (31,06m2), Kerusakan retak kulit buaya (10,45 m2).Total kerusakan seluas 720,14 m2 atau 12,42% dari luas total 5800 m2. Kerusakan yang paling dominan adalah jenis kerusakan lubang 36,63% dan kerusakan ambles 32,41%, dari total luas kerusakan, menyebabkan tidak nyamannya pengendara menggunakan jalan tersebut,hal ini terjadi akibat pengembangan yang terjadi dari jenis kerusakan-kerusakan lain yang tidak segera ditangani, pengaruh cuaca (terutama hujan) yang mempercepat terbentuknya lubang, dan rusak kecil yang terjadi.

Perbaikan kerusakan dapat dilakukan dengan memperbaiki sesuai kerusakan yang terjadi, perbaikan yang sesuai adalah tambalan (patching), dan dilapis ulang (overlay) dan selanjutnya dilakukan pemeliharaan rutin.

Kata kunci : Kerusakan jalan, Kerusakan Lentur, Aspal, Metode Bina Marga


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.