Pengaruh Belanja Daerah Berdasarkan Klasifikasi Ekonomi terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010 - 2015

Dwi Bambang Deswantoro, Asniar Ismail, Hendarmin Hendarmin

Abstract


This study aims to examine and analyze the influence of local goverment expenditure based on economic classification consisting of personnel expenditure, capital expenditure, goods and services expenditure, grant expenditure and social assistance expenditure on economic growth and social welfare in the regency/city of West Borneo Province. The data in the study used panel data consisting of time series data (2010 -2015) and cross-section data (14 regency/city in West Borneo Province). Hypothesis testing in this study using multiple linear regression and path analysis. The results obtained personnel expenditure, capital expenditure, and social assistance expenditure have a positive and significant influence to economic growth, while grant expenditure has negative and significant influence to economic growth and Goods and services spending has a negative but insignificant influence to economic growth. Subsequently capital expenditure and economic growth have a positive and significant influence to the social welfare while the goods and services have negative and significant influence to the social welfare. Grant expenditure have negative influence and social assistance expenditure has a positive but
insignificant influence to social welfare.

Full Text:

PDF

References


Arsyad, L. (2010). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Aviliani. (2009). Mengurangi Problem Investasi di Indonesia. Jurnal Diplomasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementrian Luar Negeri. pp 37-57. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. (2016). Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik.

Badrudin, R. (2011). Pengaruh Desentralisasi Fiskal terhadap Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah. Disertasi, Universitas Airlangga, Indonesia.

Badrudin, R.( 2012). Ekonomika Otonomi Daerah. Yogyakarta: UPP YKPN.

BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. (2016). Pers Rilis Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja Dan PDTT Belanja Semester II 2016. Diakses dari http://pontianak.bpk.go.id/?p=18853.

Ghozali. I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete dengan Program IBM SPSS 23 Edisi 8. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Halim, A. (2008). Analisis Investasi (Belanja Modal) Sektor Publik-Pemerintah Daerah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN Yogyakarta.

Hendarmin. (2012). Pengaruh Belanja Modal Pemerintah Daerah dan Investasi Swasta terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Kesempatan Kerja, dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal EKSOS, 8 (3), 144-155.

Hutabarat, P. (2013). Pengaruh Belanja Pegawai, Belanja Barang, Belanja Modal dan Jumlah Penduduk terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara. Tesis, Universitas Sumatera Utara, Indonesia.

Liana, L. (2009). Penggunan Path Analysis untuk Menguji Pengaruh Variabel Intervening pada Paradigma Jalur. Dinamika Teknik, 3 (1), 57-68.

Makrifah, S. A. (2010). Analisis Pengelolaan Keuangan Daerah dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Provinsi Jawa Timur. Tesis, Institut Pertanian Bogor, Indonesia.

Mangkoesoebroto, G. (2010). Ekonomi Publik. Yogyakarta: BPFE.

Mankiw, N. G. (2007). Makroekonomi. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.

Mirza, D , S. (2012). Pengaruh Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, Dan Belanja Modal Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Jawa Tengah Tahun 2006-2009. Economics Development Analysis Journal, 1 (2), 1-15.

Pane, R. H., Zulkarnaini., & Ekowarso, H. (2011). Kinerja Belanja Hibah Untuk Usaha Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan di Kota Pekanbaru. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan. Tahap II No.4.

Priambodo, A. (2015), Analisis Pengaruh Belanja Pemerintah Daerah terhadap Indeks Pembangunan Manusia (Studi Pada Kabupaten/Kota di Pulau Jawa Tahun 2007-2013). Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Universitas Brawijaya, Malang.

Putra. E. P. (2015). Dampak Program Bantuan Sosial terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan Kabupaten Tertinggal di Indonesia, Tesis. Institut Pertanian Bogor, Indonesia.

Ramirez, A., Ranis, G., & Stewart. F. (1998). Economic Growth and Human Capital. QEH Working Paper No. 18.

Ranis, G. (2004). Human Development and Economic Growth. Center Discussion Paper 887. New Haven, CT: Economic Growth Discussion Paper.

Rutherford, R.D. (1993). Statistical Model For Causal Analysis. New York: John Wiley & Sons.Inc.

Sasana, H. (2012). Pengaruh Belanja Pemerintah Daerah dan Pendapatan Perkapita terhadap Indeks Pembangunan Manusia (Studi Kasus di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah). Media Ekonomi dan Manajemen, 25 (1), 1-12.

Soepangat, E., & Gaol, H.L. (1991). Pengantar Ilmu Keuangan Negara. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sukirno, S. (2011). Makro Ekonomi: Teori Pengantar (Ketiga ed). Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Suryati, D. (2015). Pengaruh Belanja Daerah Berdasarkan Klasifikasi Ekonomi terhadap Pengentasan Kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2007-2012. Media Bina Ilmiah, 9 (7), 20-27.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Pembangunan Ekonomi, Jilid 1 Edisi Kesebelas. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Vedder, R., & Gallaway, L. (1998). Government Size and Economic Growth. Washington, DC: Joint Economic Committee.

Zebua, W, F. (2014). Pengaruh Alokasi Belanja Modal, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Hibah dan Belanja Bantuan Sosial terhadap Kualitas Pembangunan Manusia (Studi Pada Kabupaten dan Kota di Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011-2013). Universitas Brawijaya, Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jebik.v6i3.23256

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JOURNAL INDEXING

    More...

 

PUBLISHED BY

Faculty of Economics and Business
Universitas Tanjungpura





Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats