Analisis Ekonomi Sapi Potong Pola Gaduhan: Studi Kasus di Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang

Yuli Arif Tribudi, Mochammad Ridwan Ristyawan

Abstract


The current study was done in March 2016 by involving the cattle farmers from Slorok village, Kromengansubdistrict, Malang. The objective of this study was to investigate revenue of cattle sharing system and toanalyze its contribution on the farmer family's income. There is 18 farmers who used sharing system, wasselected by total sampling method. Primary data was collected by through survey and interview. The secondarydata was gained from institutions and related sources. Data analysis used in this study was income analysis ofcattle farmers (who used sharing system). The result showed that cattle farmer's income at Slorok was Rp.3.259.853/beef/year which was come from cattle sharing income.

 


Full Text:

PDF

References


Agung, K. S., Djaelani, S., & Rini, W. (2009). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Proyek Gaduhan Sapi Potong Di Kecamatan Oba Tengah Dan Oba Utara, Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Buletin Peternakan, 33(1), 40-48, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Fatati. (2001). Perilaku petani peternak dalam diversifikasi tanaman kelapa sawit dengan sapi potong di daerah transmigrasi Sungai Bahar Kabupaten Muaro. Jurnal Ilmu – Ilmu Peternakan, 4(2), 29-35.

Hartono, B. (2010. Analisis Ekonomi Rumah Tangga Peternak Sapi Potong di Kecamatan Damsol Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah. Laporan Penelitian Bagian Sosial Ekonomi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Malang.

Hastang. (2007). Analisis Pendapatan Usaha Budidaya Sapi Potong di Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Jurnal Agribisnis, 6(2).

Hernanto, F. (1993). Ilmu Usaha Tani. Jakarta: PT. Penebar Swadaya.

Ilham, N., Suradisastra, K., Pranadji, T., Agustian, A., Hardono, G. S., & Hastuti, E. L. (2007). Analisis Profil Petani dan Pertanian Indonesia. Laporan Akhir Penelitian. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Badan Litbang Pertanian. Departemen Pertanian. Jakarta.

Isbandi. (2004). Pengaruh dinamika kelompok terhadap penerapan zooteknik oleh kelompok petani-ternak sapi potong. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Bidang Ilmu-Ilmu Peternakan, 13, 120-123.

Kusnadi, U. (2008). Inovasi teknologi peternakandalam sistem integrasi tanaman-ternak untuk menunjang swasembada daging sapi. Pengembangan Inovasi Pertanian, 1(3), 189-205.

Lole, U. R. (1995). Kajian Ekonomi Sistem Bagi Hasil pada Pola Gaduhan Pembibitan Sapi Potong di Kawasan Timor Barat. Tesis. Fakultas Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Mantra, I.B. (1985). Pengantar Studi Demografi. Yogyakarta: Nurcahaya.

Mulyanudin, A. D. (1996). Keragaan Pembibitan Sapi Potong Bantuan Presiden Dana Masyarakat Perhutani Indonesia (MPI) di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Rasyaf. (2002). Manajemen Peternakan Ayam Broiler, Jakarta: Penebar Swadaya.

Roessali, W., Eddy, B.T., & Murthado, A., (2005). Upaya pengembangan usaha sapi potong melalui entinitas agribisnis “Corporate Farming” di Kabupaten Grobogan. Jurnal Sosial Ekonomi Peternakan, 1(1), 25-30.

Rustam. (2001). Pendapatan Menurut Standar Akuntansi Keuangan. Universitas Sumatra Utara. Medan.

Saragih, J. R. (1997). Kelembagaan Bagi Hasil Ternak Sapi dan Dampaknya terhadap Pendapatan Peternak di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Tesis. Fakultas Pascasrujana. lnstitut Pertanian Bogor. Bogor.

Scheltema, A. M. P. A. (1985). Bagi Hasil di Hindia Belanda. Jakarta:

Yayasan Obor Indonesia.

Siswijono, S. B. (1992). Organisasi Sosial dalam Sistem Bagi Hasil Peternakan Sapi Perah Rakyat. Tesis. Fakultas Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soekartawi, Soeharjo, J., Dillon, J. L., & Hardarker, J. B. (2006). Ilmu Usaha Tani dan Penelitian Pengembangan Petani Kecil. Jakarta: UI Press.

Supadi & Nurmanaf, A. R. (2008). Pendapatan Dan Pengeluaran Rumah Tangga Pedesaan dan Kaitannya dengan Tingkat Kemiskinan. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Bogor.

Swastha, B., & Sukotjo, I. (2002). Pengantar Bisnis Modern. Edisi Keenam. Yogyakarta: Liberty.

Swastika, D. K. S., Elizabeth, R., & Hestina, J. (2009). Analisis Keberagaman Usaha Rumah Tangga di berbagai Agro Ekosistem Lahan Marginal. Seminar Nasional, 110-127.

Tawaf, R., & Kuswaryan, S. (2006). Kendala Kecukupan Daging 2010. Dalam Suryanto, B., Isbandi, B. S., Mulayatno, B., Sukamto, Rianto, E., & Legowo, A. M. (ed.). Pemberdayaan Masyarakat Peternakan di Bidang Agribisnis untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Prosiding Seminar Nasional (pp. 173-185). Semarang. Indonesia: Universitas Diponegoro.

Wrihatnolo, R. R., & Dwidjowijoto, R. N. (2007). Manajemen Pemberdayaan. Sebuah Pengantar dan Panduan untuk Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Gramedia.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jebik.v6i1.20724

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JOURNAL INDEXING

    More...

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats