Potensi Penerimaan Pajak Hotel Dan Restoran Di Kabupaten Ketapang

Hairol Saleh B61110052

Abstract


ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung dan mengetahui potensi riil pajak hotel dan restoran di Kabupaten Ketapang, serta untuk menghitung tingkat efektifitas, kapasitas dan upaya pajak hotel dan restoran. Pajak hotel dan restoran sebagai salah satu sumber penerimaan pendapatan daerah di Kabupaten Ketapang selama kurun waktu 5 tahun belum memberikan hasil yang signifikan. Dikaitkan dengan perkembangan variable ekonomi dan social seperti tingkat perkembangan PDRB, pendapatan perkapita dan nilai tambah sub sektoral hatel dan restoran, semestinya kontribusi tersebut dapat ditingkatkan. Penentuan target pajak hotel dan restoran yang belum realistis, menjadi salah satu faktorĀ  penyebabnya, sebab target penerimaan yang seharusnya berdasarkan potensi atau kapasitasnya pada umumnya hanya didasarkan perkiraan sehingga penerimaan pajak hotel dan restoran belum optimal. Melalui system dan prosedur pemungutan pajak hotel dan restoran oleh kantor Dinas Pendapatan, pengelolaan Keuangan dan asset daerah akan memiliki pedoman yang objektif dalam penentuan target, dan apabila terjadi kesenjangan antara realisasi dengan target dapat dibuat strategi untuk mengoptimalkan penerimaan pajak hotel dan restoran.

Pendekatan yang dilakukan untuk menjawab tujuan penelitian tesis ini, terutama untuk mengetahui besarnya potensi riil pajak hotel dan restoran pada tahun tertentu, diproleh dengan cara mengalikan pajak hotel dengan jumlah kamar yang terjual. Tingkat efektifitas dapat dihitung dengan cara membuat perbandingan antara hasil penerimaan dengan target penerimaan serta potensi riil pajak hotel dan restoran sehingga rasio kapasitas pajak (tax-capacity) dan upaya pajak (tax-effort).

Berdasarkan hasil hitungan dapat diketahui bahwa potensi riil pajak hotel dan restoran di Kabupaten Ketapang tahun 2010 sebesar Rp. 800 juta lebih dengan tingkat efektifitas berdasarkan target atau tax-capacity-nya rata-rata 104,99 % pertahun. Namun tingkat efektifitas berdasarkan potensi atau tax-effort-nya sebesar 20,11% sehingga masih belum mendorong peningkatan penerimaan pajak hotel dan restoran di Kabupaten Ketapang. Rendahnya tax-effort disebabkan potensi dan kualitas Sumber Daya Manusia pengambil kebijakan, tidak tranparannya pengelola hotel dan restoran melaporkan hasil perolehannya. Dan masih kurangnya control serta pengawasan terhadap petugas, sebaiknya diberikan sanksi yang tegas terhadap pelanggaran Perda pemungutan pajak hotel dan restoran. Dalam pada itu dalam upaya mengoptimalkan penerimaan hotel dan restoran, penentuan target harus disesuaikan dengan besarnya potensi.


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.