Analisis Teknis dan Ekonomis Dalam Penggunaan Bahan Bakar Biomassa Di Pusat Listrik Tenaga Uap Studi Kasus di PLTU PT. Suka Jaya Makmur

akhdiyatul akhdiyatul, Erick Radwitya, Yudi Chandra

Abstract


AbstrakManajemen PLTU sedang mempertimbangkan untuk mengganti kayu dengan cangkang kelapa sawit sebagai bahan bakar boiler. Untuk mengambil keputusan apakah mereka akan mengganti bahan bakar, perlu dilakukan analisis secara teknis dan ekonomis dengan menghitung kebutuhan kalor boiler, konsumsi batubara, kayu, dan cangkang kelapa sawit yang diperlukan boiler, menghitung biaya sistem pembangkit, biaya energi per kWh dan penghematan biaya bahan bakar. Analisis teknis menunjukkan kebutuhan kalor boiler dengan kapasitas 32-33 ton/jam adalah 24.679.424 kCal/jam, dan jumlah cangkang lebih sedikit yang dibutuhkan daripada kayu dan batubara, yaitu 5,1 ton/jam atau 43.819,2 ton/tahun. Penggunaan cangkang sebagai bahan bakar menghasilkan faktor kapasitas pembangkit sebesar 68% dan faktor utilitas sebesar 73%. Analisis Ekonomi menunjukkan biaya sistem pembangkit (Cost of overall system) dengan bahan bakar batubara adalah Rp. 27.515.442.381,-/tahun ($ 2.028.414), dengan kayu Rp. 10.337.223.537,-/tahun($ 762.051), serta limbah padat kelapa sawit (cangkang)Rp. 13.191.510.166,-/tahun ($ 972.567). Namun demikian penggunaan kayu membutuhkan proses lebih lama untuk dapat digunakan sebagai bahan bakar, karena dalam kondisi lembab atau basah memerlukan waktu 5-6 hari untuk mengeringkannya baru dapat dibakar. Artinya adalah dari sisi efisiensi waktu kayu tidak praktis dapat langsung digunakan, akibatnya akan timbul biaya tambahan untuk mengatasinya.


Keywords


Analisis Ekonomi, teknis, biaya sistem pembangkit

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Kabupaten Ketapang, “Ketapang Dalam Angka 2017”, ISSN 0215 – 4390, 2017.

Harris, dkk, “Studi Pemanfaatan Limbah Padat dari Perkebunan Kelapa Sawit pada PLTU 6 MW di Bangka Belitung”, Jurnal Teknik POMITS Vol. 2, No.1, ISSN : 2337-3539, Agustus 2013.

Pane, N. E. Perkasa dan Kasim, S. Tarmizi, “Studi Potensi Energi Baru Terbarukan Untuk Mengatasi Defisit Pasokan Tenaga Listrik di Daerah Sumatera Utara”, Jurnal Singuda Ensikom vol. 14 no. 38, , h. 1-6, Dep. Teknik Elektro Fak. Teknik Universitas Sumatera Utara, Januari 2016.

Pricilia, SuciA., “Analisis Ekonomi Pemanfaatan Fiber dan Cangkang Kelapa Sawit Menjadi Energi Listrik (Studi Kasus : PT. Bahana Karya Semesta, Kab. Sarolangun, Jambi)”, Skripsi Fakultas Ekonomi Dan Manajemen Institut Pertanian Bogor, Juni 2014.

Cahyono, T.D dkk,“Analisis Nilai Kalor Dan Kelayakan Ekonomis Kayu Sebagai Bahan Bakar Substitusi Batubara di Pabrik Semen” Jurnal Forum Pascasarjana Vol. 31 No. 2 April 2008:105-116, Sekolah Pascasarjana IPB, April 2008.

www.minerba.esdm.go.id, Harga Batubara Acuan Oktober 2016, Nopember 2016.

www.bi.go.id / id/ moneter/ informasi-kurs / transaksibi / Default.aspx

D. Marsudi., Pembangkitan Energi Listrik, Erlangga, Jakarta. 2005.

PLTU PT. Suka Jaya Makmur, “Buku Panduan Pengoperasian dan Pemeliharaan Turbin Uap”, Qingdao Jieneng Steam Turbine group co.ltd, Agustus 2010.

S. Yokayama, Asian Biomass Handbook, Japan Institute of Energy, Nopember 2008.

Aleksander Franky, Jamhir Islami., “ Analisis Tekno Ekonomi Energi Micro Wind Turbine Di Kawasan Perbatasan, Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas”, Jurnal ELKHA Vol.7 No.1, Maret 2015

Toashin, A. “Buku Ajar Mesin Konversi Energi”, Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Pontianak, 2006.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/elkha.v10i2.26741

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal ELKHA

                                              Flag Counter

                                                            

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office/Publisher Address:  Editor Jurnal Elkha, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Tanjungpura University, Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia