Optimalisasi Pemakain Daya Tersambung (KVA) Pada RSUD Dr. Abdul Aziz Singkawang

Latifah '

Abstract


Abstract– RSUD Dr. Abdul Aziz Singkawang selalu ingin meningkatkan diri baik dari segi fisik maupun sarana medis agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat. Hal ini tentunya disertai dengan meningkatnya kebutuhan akan energi listrik. Oleh karena itu untuk mengoptimalkan dan mengefisiensikan penggunaan daya listrik tersambung diperlukan manajemen energi listrik.

Optimalisasi pemakaian daya tersambung dilakukan melalui konservasi energi pada sistem tata cahaya dan sistem tata udara, yaitu dengan mengganti  peralatan yang tidak efisien dengan peralatan yang lebih efisien seperti lampu LED dan AC Inverter serta memperbaiki faktor daya beban listrik menggunakan bank kapasitor.

Dari hasil perhitungan didapat penggunaan lampu LED dapat menurunkan konsumsi energi listrik sebesar 86.641,1 kwh per tahun, atau setara dengan penghematan biaya sebesar Rp.77.976.99077.976.990 per tahun. Penggunaan AC Inverter dapat mengurangi penggunaan energi listrik AC sebesar 527.242,7 kwh per tahun atau setara dengan penghematan biaya sebesar Rp.476.218.250476.218.250 per tahun. Penggunakan bank kapasitor dapat memperbaiki faktor daya hingga 0,99 dan menghemat penggunaan daya tersambung sebesar 44,2015 kva (22,44%), atau 43,7595 kw sebagai daya aktif yang setara dengan penghematan biaya sebesar Rp. 271.399.919271.399.919,8. /tahun.

Berdasarkan perbandingan antara besarnya biaya investasi dan biaya yang dihemat dari optimalisasi beban, cara optimalisasi ini layak untuk dilaksanakan.

Keywords– Daya Listrik, Manajemen energi, Lampu LED, AC Inverter, Bank Kapasitor.

CallSend SMSCall from mobileAdd to SkypeYou'll need Skype CreditFree via Skype

Full Text:

PDF PDF ()

Refbacks

  • There are currently no refbacks.